Label: cerpen
Sepatu Merah Terakhir Ayah
Cerpen | DETaK
Aku tidak pernah benar-benar mengerti sejak kapan hidup berubah menjadi sesuatu yang harus diperjuangkan setiap hari....
Surat yang Tak Pernah Sampai
Cerpen | DETaK
Di halte yang cat birunya mulai mengelupas, Raina menghitung sisa uang di dompetnya untuk ketiga belas...
Kata Ibu, Bumi Suka Menangis
Cerpen | DETaK
Kata Ibu, Bumi suka sekali menangis. Saat itu terjadi katanya, tanah bergejolak, hutan-hutan ribut sementara laut...
[DETaR] Subuh Kala Itu
Cerpen | DETaK
Malam itu kota terasa lebih riuh dari biasanya. Lampu-lampu jalan bersinar terang sepertibintang yang jatuh ke...
Bukan Kehidupan yang Mereka Inginkan
Cerpen | DETaK
Hujan turun tanpa jeda sejak sore. Langit seolah menumpahkan seluruh kesedihannya di atas desa kecil yang...
Warung Kecil di Ujung Jalan
Cerpen | DETaK
Setiap pagi, ketika kabut masih menggantung di atas sawah dan ayam baru saja berkokok, seorang perempuan...
Antara Dua Langkah
Cerpen | DETaK
Saat itu, roda motorku terus berputar di tengah jalanan sepi, ditemani alunan musik yang mengalun lembut...
MENUNGGUMU
Cerpen | DETaK
Aku bertemu bidadari,Di dalam Bus
Pandangan matanya
Menyejukkan jiwa
Waktu Aku Hampir Menyerah
Cerpen | DETaK
Langit mulai menggelap, seolah ikut lelah menatap barisan mahasiswa yang berhamburan keluar dari kelas. Aruna duduk...
Dentang yang Tak Pernah Usai
Cerpen | DETaK
Di sebuah toko tua di pinggiran kota, tergantung sebuah jam kayu dengan tubuh yang telah dimakan...



![[DETaR] Subuh Kala Itu](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/03/Sahur-on-the-road.-300x194.jpg)





