Beranda Puisi Percikan Kehidupan

Percikan Kehidupan

BERBAGI
Ilustrasi. (Saskia Nurul Aini/DETaK)

Puisi | DETaK

Wahai anak Adam
Tak puaskah kau dengan kehidupan yang ada?
Kau remuk redamkan seisi dunia
Seakan tak puas dengan nikmat yang ada

Janganlah kau melangkah angkuh di atas buana
Tak ada gunanya sama sekali
Dunia hanya tempat persinggahan semata
Lantas, apa lagi yang kau harapkan dari dunia yang fana?

Iklan Souvenir DETaK

Jika Allah menghendaki, pasti manusia telah dijadikan umat yang satu
Tetapi, mereka senantiasa berselisih pendapat
Selalu mengedepankan ego yang dimiliki masing-masing diri
Sangat disayangkan sekali

Janganlah kau jadi insan yang cogkak
Dunia bagai secercah kehidupan yang tengah bergejolak
Menjadi perantara menuju kehidupan nan baka
Tak ada artinya berlagak sok sempurna

Marilah bersyukur atas karunia dan rahmat yang telah diberikan
Sungguh, Allah tidak suka dengan orang-orang yan angkuh
Allah tidak suka dengan orang-orang yang congkak
Marilah belajar mengubah insan menjadi pribadi nan bahari

Penulis bernama Saskia Nurul Aini, Mahasiswi Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala

Editor : Rimaya Romaito Br Siagian