
Rossdita Amallya [AM] | DETaK
Banda Aceh – 100 peserta mengikuti kegiatan seminar bertajuk “Refleksi 17 tahun Tsunami Aceh dan Langkah Kesiapsiagaan Berikutnya” yang diselenggarakan oleh Disaster Resilience Festival 2021 di Orion Hall & Cafe pada Sabtu, 18 Desember 2021. Para peserta terdiri dari mahasiswa dan siswa-siswi dari 5 Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berada di Kota Banda Aceh dan sekitarnya.
“Hari ini hari yang sangat keren buat saya, di mana saya telah mendapatkan banyak materi yang mungkin tidak bisa kita dapatkan di luar dengan pemateri yang super keren,” ungkap Aril Mirda siswa SMA Negeri 1 Banda Aceh selaku salah satu peserta seminar.

Aril juga mengungkapkan bahwa di seminar ini para siswa dapat berpatisipasi, berkontribusi dan berdiskusi dalam penanggulangan bencana.
“Di sini kita pelajar pun dapat berkontribusi aktif dalam mempelajari bencana, menanggulangi bencana, dan melakukan kesiapsiagaan terhadap bencana tersebut. Di sini kita dipersempatkan untuk tidak hanya duduk diam tapi bertukar pikiran, berbagi pendapat, dan menemukan solusi dari permasalahan ini,” tuturnya.
Selain Aril, Muhammad Fadil, seorang mahasiswa pasca sarjana UIN Ar-Raniry yang juga merupakan salah satu peserta seminar ikut memberi tanggapan terkait seminar ini. “Ilmunya mantap kali kemudian materinya pun kompleks sekali pada hari ini,” ujarnya.
Fadil juga menyampaikan harapannya agar acara seminar ini bisa sampai ke daerah sehingga mereka juga mempunyai pemahaman bencana.
“Acara ini tidak hanya harus kepada mahasiswa di sini tapi juga harus disalurkan kepada teman-teman yang ada di daerah. Kan di Aceh banyak tuh daerah, itu mereka harus turun juga ke sana untuk memberikan mereka edukasi bencana jadi mereka mempunyai pemahaman kebencanaan,” jelasnya. []
Editor: Indah Latifa









