Beranda Terkini Pelatihan DRF di SMA Negeri 1 Banda Aceh Ajak Siswa Tanggap Bencana

Pelatihan DRF di SMA Negeri 1 Banda Aceh Ajak Siswa Tanggap Bencana

BERBAGI
Foto bersama panitia, guru dan juga peserta. 30/10/21. (Refly Nofril/DETaK)

Mella Agustia | DETaK

Banda Aceh – Kolaborasi dari 5 organisasi yang bergerak di bidang kebencanaan yaitu Rakan Smong Disaster Resilience Festival-A, FASTANA-TDMRC, DANGER, Resilience.id, dan YDAF, melalui dukungan dari Miraiz dan TDMRC menggelar pelatihan kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan tsunami untuk siswa SMA/MA di Banda Aceh dan Aceh Besar. Pelatihan ini melibatkan 5 sekolah yaitu MAS Darul Hikmah Aceh Besar, SMA Negeri 1 Banda Aceh, SMA Negeri 13 Banda Aceh, SMA Negeri 6 Banda Aceh, dan SMA Negeri 2 Banda Aceh.

Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Banda Aceh dimulai dari pukul 15.00-17.30 WIB pada Sabtu, 30 Oktober 2021. Serangkaian acara yang dilaksanakan adalah sosialisasi tentang penanggulangan kebencanaan, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan program kerja yang di kemudian hari akan dijalankan oleh pelajar-pelajar yang ada di SMA Negeri 1 Banda Aceh ini.

Iklan Souvenir DETaK

Muhammad Haikal Razi dari resilience Indonesia selaku Koordinator Disaster Resilience Festival di SMA Negeri 1 Banda Aceh mengatakan bahwa acara ini menyasar 5 sekolah yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar sebagai sekolah percontohan dalam mitigasi bencana.

Kegiatan ini berlangsung dengan 4 kali pertemuan setiap minggunya, dengan tujuan untuk mengkader 15-20 siswa per setiap sekolah untuk menjadi PETANA (pelajar tangguh bencana). Selanjutnya para pelajar ini akan meneruskan ilmu kepada teman-temannya. Kegiatan ini dilakukan untuk pertama kalinya, apabila kegiatan ini dikira efektif maka kegiatan ini akan diduplikasikan ke sekolah-sekolah lainnya.

“Semoga anak-anak yang dibina siap menjadi kader yang akan turut mengedukasi teman-temannya dan juga sekolah yang telah dipilih menjadi percontohan bagi sekolah lain”, ujarnya.

Aril Mirza selaku salah satu pelajar di SMA Negeri 1 Banda Aceh mengatakan bahwa ini adalah kegiatan pertama tentang kebencanaan dan perlu mendapat apresiasi karena kegiatan ini sangat penting dalam mengedukasi para pelajar agar tanggap terhadap kebencanaan, selain itu juga dapat mengisi waktu para pelajar dengan lebih produktif.

“Kegiatan ini sangat perlu diedukasi kepada kami, saya benar-benar mengapresiasi usaha kakak-kakak yang sangat totalitas dalam menyampaikan materi serta juga menampung ide kami. Harapan saya semoga program yang sudah kami rancang dapat terlaksana dan dapat didengar oleh pihak sekolah dan juga kami mampu merangkul teman-teman kami dengan pengimplementasian informasi tentang kebencanaan ini,” tuturnya.[]

Editor: Indah Latifa