Beranda Terkini HIMA BK Adakan Conseling Education Party VI

HIMA BK Adakan Conseling Education Party VI

BERBAGI
Foto Bersama dalam Pembukaan Acara Counseling Education Party Di FKIP Lantai 3 18/10/2025 (Alya Anjadelisya Hasibuan/DETaK)

Putri Balqis [AM] & Alya Anjadelisya Hasibuan | DETaK

Darussalam-Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling (HIMA BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kembali Counseling Education Party (CEP) VI dengan tema “Crafting the Self-Actualized Counselor : Intentions, Integrity, and Impact“. Acara ini merupakan event tahunan yang dilaksanakan pada Rabu-Sabtu, 15-18 Oktober 2025 di Auditorium Lantai 3 FKIP USK.

Acara ini diikuti oleh 36 Universitas dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sumatera, Kalimantan, dan Jawa, yang turut berpatisipasi dalam berbagai kegiatan lomba.

Rajuddin, Ketua panitia menjelaskan tujuan utama penyelenggaraan acara ini adalah untuk menanamkan peran aktif konselor sebagai agen perubahan di tengah tantangan pendidikan indonesia menuju bonus demografi tahun 2045.

“Kami ingin menjadi pionir utama dalam perkembangan pendidikan di Indonesia. Seperti Amerika dahulu yang membentuk General Association Of Counselors untuk menbantu para remajanya, kami juga ingin memulai langkah besar itu melalui kegiatan ini,” jelasnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi dengan seminar Intelligence sebagai rangkaian awal kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan lomba nasional yang terdiri dari lomba sosiodrama, essai, dan video bimbingan kelompok. Kemudian lomba regional cerdas cermat yang diikuti oleh siswa siswi SMA, dan lomba lokal ranking satu yang diikuti oleh mahasiswa Bimbingan Konseling Usk.

Untuk rangkaian acara yang terakhir ada talkshow, yang menghadirkan tiga narasumber yaitu ada Nucke Yulandari seorang praktisi psikologi, Chalis Syamsuddin selaku Ketua Komisi B Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), dan Gita Melisa seorang praktisi hukum, influencer, & inspirator perempuan yang membahas isu kesetaraan gender serta perspektif sosiokultural di Banda Aceh.

Salah satu peserta, Alya Najwa, Mahasiswa Bimbingan Konseling, angkatan 2022 Universitas Syiah Kuala menyampaikan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa, terutama dalam mengasah keterampilan dan memperluas wawasan.

“Saya sangat suka dan merasa kegiatan ini sangat bermanfaat. Melalui berbagai rangkaian acara seperti lomba, seminar, dan talkshow. Kami bisa belajar hal-hal positif serta mengasah soft skill. Selain itu, acara ini juga menjadi kesempatan untuk bertemu dan berkenalan dengan banyak orang baru, sekaligus menambah wawasan kami,” ucap Alya.[]

Iklan Souvenir DETaK

Editor: Nasywa Nayyara Tsany