
Darussalam-Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pecinta Alam Leuser Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan semangatnya dalam membentuk pemuda-pemudi pecinta alam yang tangguh dan berwawasan lingkungan dengan menggelar simulasi ekspedisi selama 8 hari 7 malam di Desa Blang Dalam, Kabupaten Pidie pada tanggal 6-13 Juli 2025.
Kegiatan ini merupakan tahapan awal untuk menuju Ekspedisi Elang Leuser yaitu sebuah kegiatan ekspedisi berskala besar yang akan menjelajahi kawasan ekosistem hutan Leuser sembari memberi edukasi terkait lingkungan dalam waktu dekat. Simulasi ini dijalani untuk menguji ketahanan fisik, kedisiplinan, manajemen logistik, serta kerja sama tim di medan yang sebenarnya.
Ketua Panitia Muhammad Rizky Al’amin menjelaskan bahwa simulasi menjadi hal yang penting dalam manajemen ekspedisi yang merupakan sebagai bentuk keseriusan menuju ekspedisi sesungguhnya. Mereka belajar agar dapat memahami dan menjaga keberadaan alam. Disiplin dan kerja sama adalah hal penting bagaimana mereka belajar rendah hati pada alam.

“Simulasi ini merupakan tahapan penting dalam manajemen ekspedisi. Ini adalah bentuk keseriusan kita dalam mempersiapkan ekspedisi sesungguhnya. Kita tidak sedang bermain-main di alam, kita sedang belajar untuk menjadi bagian dari alam, memahami ritmenya, dan menjaga keberadaannya. Dalam proses ini, kita belajar disiplin, kerja sama, pengambilan keputusan dalam situasi darurat, dan yang paling penting belajar rendah hati pada semesta,”ujarnya.
Adapun tim simulasi terdiri dari enam orang anggota aktif UKM PA Leuser USK, yaitu:
- Nur Afni (L.509.US) – sebagai Ketua Tim
- M. Rafly (L.519.US) – sebagai Tebaster
- Amanda Fathimah (L.492.US) – sebagai Navigator
- Teuku Raja Imrad (L.516.US) – sebagai Dokumenter dan Logistik
- Muhammad Rizky Al’amin (L.511.US) – sebagai Penanggung Jawab Peralatan
- Zarul Azham (L.510.US) – sebagai Sweeper dan Jejaker
UKM PA Leuser berkomitmen menjadikan simulasi dan juga ekspedisi sebagai kegiatan lapangan yang dapat membangun generasi muda peduli terhadap pelestarian lingkungan dan konservasi alam khususnya kawasan hutan Aceh yang semakin lama menghadapi berbagai ancaman. Melalui dokumentasi kegiatan, laporan kegiatan, serta penyebaran informasi ke masyarakat, UKM PA Leuser berharap kegiatan ini memberi kontribusi nyata dalam upaya konservasi dan edukasi lingkungan hidup di Aceh.[]
Editor: Amirah Nurlija Zabrina









