Beranda Terhangat DRF Goes to School Edukasi Siswa Mengenai Mitigasi Bencana

DRF Goes to School Edukasi Siswa Mengenai Mitigasi Bencana

BERBAGI
Foto bersama panitia, guru dan juga peserta. 30/10/21. (Refly Nofril/DETaK)

Nihayatul Afifah Husna I DETaK

Darussalam- Disaster Resilience Festival merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh lima organisasi yang bergerak dalam bidang kebencanaan yang meliputi Rakan Smong Disaster, FASTANA-TDMRC, DANGER, Resilience.id dan YDAF. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 16 Oktober s.d 6 November 2021.

DRF dilaksanakan di beberapa sekolah yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar, di antaranya yaitu, SMA Negeri 1 Banda Aceh, SMA Negeri 2 Banda Aceh, SMA Negeri 6 Banda Aceh, SMA Negeri 13 Banda Aceh dan Dayah Darul Hikmah.

Iklan Souvenir DETaK

Dalam kegiatannya, volunteer dari tiap-tiap organisasi akan memberikan edukasi seputar mitigasi bencana gempa bumi seperti memberitahukan lokasi-lokasi titik kumpul yang aman dalam ruang lingkup sekolah.

Asy-syifa Syaharani selaku Ketua Sustainable Program ini menyampaikan tujuan diadakannya kegiatan ini ialah agar para siswa bisa lebih sadar akan bencana gempa dan tsunami.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini agar para peserta dapat lebih sadar akan bencana gempa dan tsunami. Selain itu, peserta dapat mendapatkan ilmu dari kami dan ilmu yang didapatkan dapat diimplementasikan kepada teman-teman lainnya,” ujarnya.

Di SMA Negeri 2 Banda Aceh, sasaran peserta berupa siswa yang aktif dalam organisasi seperti OSIS dan sebagainya.

“Kami memilih peserta dari organisasi seperti OSIS, PMR, dan PRAMUKA agar mereka bisa menyelenggarakan poin-poin yang kami jelaskan kepada bidang-bidang organisasi mereka,” imbuh Asy-syifa.

Doris Anna selaku Ketua UKS di SMA Negeri 2 Banda Aceh sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini, dengan adanya kegiatan ini diharapkan para siswa dapat memahami langkah-langkah dalam menghadapi bencana.

“Menurut saya dengan diadakannya kegiatan ini sangat baik supaya menambah pengetahuan bagi para siswa tentang bahayanya bencana tersebut. Selain itu para murid juga bisa lebih tenang dan teratur menuju titik kumpul yang telah diarahkan saat terjadinya bencana yang tidak diinginkan” tuturnya. []

Editor: Indah Latifa