Beranda Siaran Pers Paguyuban Alumni KSE Salurkan Bantuan untuk 65 Beswan dan Alumni Terdampak Banjir

Paguyuban Alumni KSE Salurkan Bantuan untuk 65 Beswan dan Alumni Terdampak Banjir

BERBAGI
Penyaluran bantuan kepada salah seorang alumni Paguyuban KSE USK yang terdampak bencana banjir Sumatera. 12/12/2025. (Dok. Panitia)

Siaran Pers

Darussalam – Paguyuban Alumni Karya Salemba Empat (KSE) menginisiasi kegiatan kemanusiaan bertajuk “KSE Peduli – Galang Dana Korban Banjir Bandang Sumatera” sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap Beswan dan Alumni KSE yang terdampak bencana banjir bandang di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bencana banjir bandang akibat Siklon Senyar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera telah menimbulkan dampak besar bagi masyarakat, termasuk mahasiswa penerima dan alumni Beasiswa Karya Salemba Empat. Banyak di antaranya mengalami kerugian materiil serta keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar akibat rumah dan tempat tinggal yang terdampak banjir.
Kegiatan penggalangan dana dilaksanakan pada 30 November hingga 18 Desember 2025 melalui rekening donasi BNI, BRI, serta QRIS Paguyuban Alumni KSE. Hingga periode penutupan, total donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp32.575.157, yang dialokasikan untuk penyediaan paket bantuan logistik bagi 65 Beswan dan Alumni KSE terdampak.
Distribusi bantuan dilakukan secara terkoordinasi dan terpusat dari Kota Medan, Sumatera Utara. Penyaluran tahap pertama telah direalisasikan kepada 65 Beswan dan Alumni terdampak di wilayah Aceh dan Sumatera Utara pada 11–13 Desember 2025, baik melalui penyerahan langsung maupun transfer dana bagi penerima yang sulit dijangkau secara geografis. Adapun sebagian penerima lainnya akan direalisasikan pada tahap lanjutan karena kendala lokasi dan kondisi lapangan serta ada satu Beswan yang diberikan Santunan dalam bentuk tunai untuk Biaya Tempat Tinggal (Kos) sampai selesai masa studi dikarenakan Orangtua dan keluarganya menjadi korban meninggal dunia dari dampak Bencana Banjir ini.
Paket bantuan yang disalurkan terdiri dari kebutuhan pokok dan perlengkapan sanitasi, seperti sembako, air mineral, obat-obatan, serta kebutuhan kesehatan lainnya, yang disesuaikan dengan tingkat kebutuhan penerima manfaat. Seluruh proses pengelolaan dan penyaluran dana dilakukan secara transparan dan akuntabel, dengan dukungan bukti transaksi serta dokumentasi kegiatan.


Vio, Ketua Alumni KSE, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi nilai Yayasan Beasiswa Karya Salemba Empat.
“Kegiatan KSE Peduli ini diinisiasi sebagai bentuk implementasi value Yayasan Beasiswa Karya Salemba Empat, yaitu Sharing, Networking, dan Developing. Melalui semangat berbagi, kolaborasi antar jejaring Alumni dan Beswan, serta upaya saling menguatkan untuk terus berkembang, kami berharap kehadiran KSE dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga besar KSE yang terdampak bencana,” ujarnya.

Iklan Souvenir DETaK

Hal senada juga disampaikan oleh Rendy Aries Fajrin, Ketua Dewan Pembina Alumni KSE, yang menegaskan pentingnya peran alumni dalam kegiatan kemanusiaan.
“Kegiatan ini tidak hanya tentang penyaluran bantuan, tetapi juga tentang nilai kebersamaan, empati, dan tanggung jawab sosial yang terus dijaga oleh Alumni KSE, juga tetap menjaga kredibilitas pertanggungjawaban atas donasi yang diterima dan bisa disampaikan secara transparan dan akuntabel. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi sesama,” tuturnya.


Sementara itu, Jefry Surya Salim, PIC Paguyuban Alumni KSE Nusantara, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata solidaritas internal KSE. “KSE Peduli merupakan bentuk kepedulian kolektif Alumni dan Beswan KSE terhadap sesama. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para penerima manfaat serta menjadi penyemangat untuk bangkit kembali pasca-bencana,” ucapnya.
Melalui kegiatan KSE Peduli – Galang Dana Korban Banjir Bandang Sumatera, Paguyuban Alumni KSE berharap semangat gotong royong, kepedulian, dan solidaritas sosial terus terjaga serta menjadi kekuatan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan di masa mendatang.[]

Editor: Zikni Anggela