Beranda Siaran Pers MISSION VII Selesai Digelar dalam Tujuh Hari

MISSION VII Selesai Digelar dalam Tujuh Hari

BERBAGI
(Doc. Panitia)

Siaran Pers | DETaK

Darussalam – Mission (Mining Agression) ke VIII telah selesai digelar oleh Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala yang merupakan satu-satunya Prodi Pertambangan yang ada di Aceh. Mission VIII berlangsung selama 7 hari dimulai tanggal 1-7 November 2021.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mewadahi berbagai kreatifitas dari siswa maupun mahasiswa se-Indonesia serta memberikan ide-ide serta pandangan dalam mengaplikasikan kemajuan era teknologi 4.0 pada berbagi bidang terutama bidang pertambangan. Terdapat 3 event besar dalam rangkaian Mission kali ini, yaitu pra event, main event dan pasca event.

Iklan Souvenir DETaK

Pada rangkaian acara main event yang sebelumnya hanya dapat dilaksanakan secara luring (offline), kegiatan ini kemudian dapat beradaptasi secara daring (online) tanpa mengurangi esensi dari kegiatan tersebut dan perlombaan pertambangan pertama di Indonesia secara virtual.

Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTP) USK, Muhammad Rifqi Rizqullah, menyebutkan bahwa Mission VIII USK merupakan bukti jika pandemi tidak menghalangi mahasiswa untuk berinovasi dan juga sebagai bentuk adaptasi dari HMTP USK dengan kondisi saat ini.

“Mission kali ini mengundang atensi yang sangat tinggi baik dari segi peserta, pemateri, maupun pihak terkait lainnya, sehingga saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang sudah berpartisipasi pada Mission kali ini,” ujarnya.

Ia juga berharap Mission VIII dapat dijadikan sebagai acuan para ormawa untuk menyelenggarakan kegiatan berskala internasional secara virtual, meningkatkan jiwa kompetisi, serta menambah wawasan terkait pertambangan.

“Mission kali ini diharapkan dapat dijadikan acuan oleh para ormawa untuk menyelenggarakan kegiatan berskala nasional secara virtual, dan juga dapat dijadikan momentum untuk kembali meningkatkan jiwa kompetisi yang mulai memudar dan juga menambah wawasan berkaitan dengan pertambangan,” lanjutnya.

Pada sesi pra event, diadakan lomba baca puisi, public speaking, essay, fotografi, desain poster, dan video pendek. Total peserta yang mengikuti ke-6 cabang lomba pra event Mission VIII berjumlah 208 orang.

Terdapat pula kegiatan main event atau yang biasa disebut Syiah Kuala Mining Enggeneering Competition (SMEN) yang merupakan perlombaan yang secara khusus untuk mahasiswa/i Teknik Pertambangan. Event nasional ini dilaksanakan 2 tahun sekali.

Dalam situasi pandemi tahun ini, setiap kampus yang mengikuti event ini hanya dapat mengirim satu tim sebagai perwakilan, dan event kali ini menggunakan sistem olimpiade saja. Cabang lomba yang digalakkan adalah written test, software competition, case study competition, bench blasting, joint measuring, tie-in underground blasting yang diikuti oleh 10 tim/universitas dari 3 pulau yang berbeda.

Event terakhir yang dilaksanakan adalah pasca event yaitu kegiatan webinar nasional. Peserta webinar mencakup dosen Fakultas Teknik, mahasiswa Teknik Pertambangan, Instansi Pemerintah di Bidang Pertambangan, perusahaan pertambangan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), jurnalis, siswa Banda Aceh dan Aceh Besar, serta mahasiswa.

Di hari terakhir pelaksaan kegiatan, diadakan closing sekaligus pembagian hadiah juara untuk setiap cabang lomba. Dari kegiatan pra event didapatkan pemenang dari berbagai kampus yang telah mendaftar. Sedangkan pada kegiatan main event juara umum 1 jatuh kepada Tim Rimueng Nanggroe dari HMTP Universitas Syiah Kuala, Juara Umum 2 dimenangkan oleh Tim Eternality dari Universitas Sriwijaya dan juara umum 3 diraih oleh tim Avyzard Ranger dari Universitas Negeri Padang.[]

Editor: Feti Mulia Sukma