Beranda Siaran Pers Mahasiswa KKN Tematik Siklon Tropis Senyar USK 2026 Gotong Royong Revitalisasi TPA...

Mahasiswa KKN Tematik Siklon Tropis Senyar USK 2026 Gotong Royong Revitalisasi TPA Uteuen Jatu Pasca Banjir di Gampong Raya Dagang

BERBAGI
Mahasiswa KKN Tematik Siklon Tropis Senyar USK 2026 Membersihkan Endapan Lumpur di TPA Uteun Jatu, Gampong Raya Dagang. (Doc.Pribadi)

Siaran Pers | DETaK

Darussalam-Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar gotong royong di Tempat Pengajian Anak (TPA) Uteuen Jatu pada 14–18 Januari sebagai bentuk kepedulian pasca-banjir akibat siklon Senyar. Kegiatan ini melibatkan 10 mahasiswa KKN Tematik Siklon Tropis Senyar bersama perangkat desa dan relawan setempat.

Iklan Souvenir DETaK

Endapan lumpur yang menutupi halaman TPA, ruang pengajian, dan sarana penyimpanan barang dibersihkan secara manual menggunakan cangkul, sekop, dan gerobak dorong. Proses pembersihan dilakukan bertahap hingga seluruh area kembali layak digunakan.

Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Rony, kepala dusun. Ia menjelaskan bahwa endapan lumpur akibat banjir telah menghentikan aktivitas belajar dan bermain anak-anak di TPA setempat.

“Dulunya, TPA ini menjadi tempat anak-anak belajar mengaji di malam hari dan bermain di sore hari. Bahkan sebelum banjir, kami berencana membangun tempat olahraga di perkarangan balai TPA,” ungkapnya.

Proses pemulihan juga mendapat dukungan moral dan tenaga dari masyarakat sekitar serta mahasiswa KKN Tematik Siklon Tropis Senyar Universitas Syiah Kuala (USK) yang turut aktif membantu kegiatan gotong royong.

Ketua Kelompok KKN Tematik Siklon Tropis Senyar 24, Muhammad Syahmifdhal, mahasiswa Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil bersama sembilan rekannya berhasil merevitalisasi sarana dan prasarana TPA Uteuen Jatu, Gampong Raya Dagang. Ia menyebutkan bahwa proses pembersihan dilakukan pada 14–18 Januari 2026 untuk mengangkat endapan lumpur.

“Setelah area kembali bersih, kami berencana menghidupkan kembali aktivitas TPA melalui pengajian malam serta penyediaan ruang bermain dan ruang belajar bagi anak-anak,” ujarnya.

Editor: Kamilina Junita Damanik