Beranda Siaran Pers Komunitas Kejar Mimpi Aceh Ajak Pemuda Kurangi Limbah Kertas melalui Pulp Painting

Komunitas Kejar Mimpi Aceh Ajak Pemuda Kurangi Limbah Kertas melalui Pulp Painting

BERBAGI
Pelaksanaan Workshop Pulp Painting. 15/07/2023. (Dok Panitia)

Siaran Pers | DETaK

Banda Aceh – Komunitas Kejar Mimpi Aceh menyelenggarakan Workshop Pulp Painting pada Sabtu, 15 Juli 2023 di Kern to Go, Ulee Lheue, Banda Aceh. Acara ini merupakan program inisiatif dari Kejar Mimpi Aceh untuk mendukung pemuda-pemudi Aceh dalam hal-hal yang positif, dengan fokus pada kolaborasi dan lingkungan.

Workshop Pulp Painting ini menghadirkan Nera Leiya Maisury, pemateri yang berpengalaman dalam seni Pulp Painting. Ia berbagi teknik-teknik kreatif serta pengetahuannya terkait Pulp Painting kepada peserta workshop.

Iklan Souvenir DETaK

Pada acara ini, Kejar Mimpi Aceh ingin mendukung salah satu pilar utamanya, yaitu lingkungan. Dalam upaya untuk mempromosikan kepedulian terhadap lingkungan, para peserta workshop akan diajarkan cara menggunakan sisa kertas sebagai bahan untuk Pulp Painting. Dengan memanfaatkan sisa kertas yang ada, Kejar Mimpi Aceh berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah kertas dan meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengimplementasian salah satu dari keempat pilar Kejar Mimpi Aceh yaitu Pilar Lingkungan,” ungkap Putri Diah Shanata, Person In Charge (PIC) Acara.

Peserta yang hadir dalam workshop ini berjumlah lima belas orang dengan latar belakang yang berbeda-beda. Mereka datang untuk mengisi waktu luang dan punya keinginan mengimplementasikan kreatifitas ke hal-hal yang positif.

Workshop Pulp Painting ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi peserta tentang seni kreatif menggunakan bahan daur ulang. Selain itu, acara ini juga menjadi platform untuk kolaborasi dan pertukaran ide antara pemuda-pemudi Aceh yang memiliki minat dan semangat dalam bidang seni.

Lia Hanifa selaku Leader Kejar Mimpi Aceh berharap para peserta dalam kegiatan ini mampu mengambil pesan-pesan tersirat, tidak hanya kegiatan untuk bersenang-senang di weekend. “Semoga ga hanya sebagai ajang have fun dan menghabiskan waktu luang, tapi bisa mengambil makna tersirat dari kegiatan ini,” pungkasnya. []

Editor: Fayza Ramulan