Artikel | DETaK
Vaksinisasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam menangani penyebaran Covid-19. Kegiatan ini memiliki tujuan dalam membentuk kekebalan tubuh kelompok masyarakat. Pemerintah mengimbau masyarakat agar mempersiapkan diri terlebih dahulu sebelum divaksin agar mendapat manfaat vaksin secara optimal.
Dilansir dari promkes.kemkes.go id beberapa manfaat positif divaksin, yaitu:
- Kekebalan tubuh penerima vaksin nantinya akan terbangun dan siap menghadapi paparan Covid-19.
- Beban tenaga medis akan menurun dan ketersediaan tempat tidur di rumah sakit akan meningkat drastis.
- Upaya memutus pandemi secara bersama-sama akan semakin terasa.

Untuk mendapatkan manfaat vaksin secara optimal, dr. Reisa Broto Asmoro memberikan beberapa tips siap vaksin yang dapat anda terapkan.
Lakukan pendaftaran dan pastikan apakah nama Anda sudah terdaftar
Langkah ini dapat dilakukan agar tidak terjadi antrian panjang dan menciptakan kerumunan, hindari datang langsung tanpa mendaftarkan diri terlebih dahulu. Jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan selama di pos vaksinasi.
Periksa kesehatan dan pastikan tubuh sedang dalam kondisi yang fit
Masyarakat disarankan untuk diperiksa dan meminta rekomendasi dokter terlebih yang memiliki penyakit komorbid. Pastikan suhu tubuh anda normal di bawah 37,3°C dan tekanan darah si bawah 180/110.
Pelajarilah alur vaksinasi Covid-19
Ketika anda melakukan vaksinasi, pada pos vaksinasi terdapat beberapa alur, seperti registrasi atau verifikasi pendaftaran, penyaringan dengan anamnesa dan registrasi setelah penyuntikan, dan observasi selama 30 menit.
Itulah tiga tips yang diberikan dr. Reisa agar masyarakat melakukan persiapan sebelum vaksin. Selalu taati prosedur kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan atau apabila tidak memungkinkan gunakan hand sanitizer, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan meskipun sudah mendapatkan vaksin. Dengan menaati hal tersebut maka secara tidak langsung Anda sudah membantu Indonesia untuk segera pulih dari pandemi.[]
Penulis adalah Raisyah Siti Hafifah, mahasiswi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala. Ia juga merupakan anggota aktif di UKM Pers DETaK.
Editor: Sahida Purnama











