Beranda Artikel Tips Menjaga Fokus dan Konsentrasi saat Kuliah di Bulan Puasa

[DETaR] Tips Menjaga Fokus dan Konsentrasi saat Kuliah di Bulan Puasa

BERBAGI
Ilustrasi Kuliah saat Puasa. (Nisa Makrufa/DETaK)

Artikel| DETaK

Melakukan pembelajaran saat berpusa merupakan salah satu tantangan bagi mahasiswa. Kita diwajibkan untuk tetap menjaga konsentrasai secara maksimal di saat yang bersamaan dengan perut kosong. Namun, apakah hal ini dapat terwujud jika kadar gula darah dalam tubuh menurun dan menyebabkan konsentrasi kita juga ikut menurun? Yuk, baca tips di bawah untuk tahu cara menjaga fokus dan konsentrasi saat berkuliah di bulan puasa!

Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayur yang Kaya akan Vitamin

Iklan Souvenir DETaK

Rasa lapar saat berpuasa biasanya akan mengganggu konsentrasi kita. Oleh karena itu, pastikan untuk mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung banyak vitamin saat sahur dan berbuka. Beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin B, C, E, dan magnesium akan membantu menjaga tubuh agar fokus dan konsentrasi tetap terjaga.

Melakukan Olahraga Ringan

Menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan agar fokus dan konsentrasi kita tetap terjaga. Olahraga dapat meningkatkan fungsi kognitif otak yang berkaitan dengan fokus dan konsentrasi. Oleh karena itu, di sela-sela perkuliahan yang padat kita tetap harus melakukan olahraga. Olahraga ringan dapat dilakukan 1-2 jam setelah sahur, menjelang berbuka puasa, atau 1-2 jam setelah berbuka puasa. 

Pastikan Memiliki Waktu Istirahat dan Jam Tidur yang Cukup

Waktu tidur dapat berpengaruh terhadap kemampuan konsentrasi. Kurang tidur dapat mengganggu proses penerimaan informasi sehingga otak menjadi lebih sulit menerima saat pembelajaran. Tidur berperan aktif dalam proses kognitif yaitu proses belajar dan berpikir.

Menurut jurnal Scientia yang diterbitkan pada tahun 2016 dapat disimpulkan bahwa mahasiswa dengan kualitas tidur yang buruk memiliki konsentrasi belajar yang rendah pula. Karenanya, pastikan untuk mendapat tidur malam yang cukup, yaitu sekitar 7-8 jam. Membuat jadwal tidur dan bangun yang disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran pada bulan Ramadhan atau mengatur alarm untuk mengingatkan waktu tidur dan bangun dapat menjadi salah satu solusi agar tubuh tetap memiliki waktu istirahat dan jam tidur yang cukup.

Buat Daftar Kegiatan

Membuat daftar kegiatan yang akan dikerjakan seharian juga termasuk cara yang efektif untuk menjaga pikiran  tetap fokus. Jadi, kamu sudah tahu akan melakukan apa sebelum memulai hari sehingga dapat meminimalisir kegiatan lain yang kurang efektif. Selain itu, daftar kegiatan yang kamu buat tersebut dapat menjadi alasan yang tepat untuk tetap produktif selama menjalankan ibadah puasa.[]

Penulis bernama Raisyah Siti Hafifah, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala. Ia juga merupakan anggota UKM Pers DETaK.

Editor: Indah Latifa