Beranda Puisi Ukiran Kata

Ukiran Kata

BERBAGI
Ilustrasi. (Saskia Nurul Aini/DETaK)
Ilustrasi. (Saskia Nurul Aini/DETaK)

Puisi | DETaK

Hai,
Apa kita laksana seperti lencana di atas kencana
Jika bisa aku menjadi seorang tabib
Tentu ku tahu apa kondisimu saat ini

Namun, tidaklah semudah yang dikata
Kata terucap dari kita yang saling bertutur
Tak mengapa kata itu tak tertuju padaku
Senantiasa penuh harap diriku akan mentari yang terbit

Iklan Souvenir DETaK

Kata demi kata terus terukir indah di benakku
Bak abstrak yang muncul di dalam logika
Aku tak tahu pasti ke mana aku melangkah
Namun aku yakin, aku harus menuju ke titik cahaya itu

Banyak orang bilang ini sia-sia
Namun, apa peduli omongan mereka
Insan ini yang bergerak
Tak sepatutnya mendengar lidah tajam orang-orang

Aku tetap kokoh berdiri di sini
Sembari merangkai kata
Menatap mentari nan lembut di langit sana
Mencipatakan asa bagi insan yang tak putus asa

Penulis bernama Saskia Nurul Aini, Mahasiswi Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala
.

Editor: Rimaya Romaito Br Siagian