Beranda Terkini Pemberdayaan UMKM, Mahasiswa KKN USK Sosialisasikan Pembuatan QRIS di Gampong Pulo Ulim

Pemberdayaan UMKM, Mahasiswa KKN USK Sosialisasikan Pembuatan QRIS di Gampong Pulo Ulim

BERBAGI
Foto Bersama Kegiatan Pemberdayaan UMKM, dalam Sosialisasikan Pembuatan QRIS di Gampong Pulo Ulim. (Doc. Panitia)

Alya Anjadelisya Hasibuan | DETaK

Darussalam–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler XXIX Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar sosialisasi pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gampong Pulo Ulim, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, pada 21–25 Juli 2026.

Kegiatan ini bertujuan mendorong digitalisasi sistem pembayaran guna meningkatkan daya saing dan profitabilitas UMKM. Sosialisasi dilakukan dengan mengunjungi sejumlah pelaku usaha untuk memberikan edukasi mengenai manfaat transaksi digital menggunakan QRIS sekaligus mendampingi proses pembuatan QRIS.

Iklan Souvenir DETaK

Koordinator kegiatan, Dina Tharianda, mengatakan sosialisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya transaksi digital dalam mendukung perkembangan UMKM menuju ekosistem ekonomi digital. menurutnya, penerapan sistem pembayaran digital juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi sehingga mampu menjangkau lebih banyak pelanggan.

“Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan dapat memahami manfaat transaksi menggunakan QRIS sehingga dapat mendukung kemudahan, keamanan, dan efisiensi pembayaran sekaligus mendorong perkembangan UMKM di gampong ini menuju ekosistem ekonomi digital,” ujarnya.

Salah seorang pelaku UMKM, Fatmawati, mengaku sosialisasi tersebut membantunya memahami penggunaan QRIS dalam mendukung usahanya. Menurutnya, sistem pembayaran digital dapat mempermudah transaksi sekaligus memberikan peluang untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

“Saya merasa lebih terbantu dalam memasarkan produk karena pembayaran menjadi lebih mudah. Setelah punya QRIS nanti semoga usaha saya semakin maju dan semakin memudahkan proses pembayaran,” katanya.

Pelaku UMKM lainnya, Darwisah, menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi pelaku usaha karena memudahkan penerimaan pembayaran secara non-tunai. “Menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami sebagai pelaku UMKM jadi lebih mudah menerima pembayaran secara non-tunai,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN USK berharap semakin banyak pelaku UMKM di Gampong Pulo Ulim yang memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen dan memperkuat daya saing usaha di era digital.[]

Editor: Zikni Anggela