Beranda Siaran Pers Mahasiswa KKN Reguler USK Adakan Pelatihan Pembuatan Sabun Organik Ramah Lingkungan di...

Mahasiswa KKN Reguler USK Adakan Pelatihan Pembuatan Sabun Organik Ramah Lingkungan di Gampong Baro

BERBAGI
Foto bersama Masyarakat Gampong Baro, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. 15/07/2025. (Dok. Panitia)

Siaran Pers | DETaK

Aceh Besar-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok 53 sukses melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan sabun organik ramah lingkungan di Balai Desa Gampong Baro, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 15 Juli 2025, dan diikuti dengan antusias oleh para ibu rumah tangga serta masyarakat sekitar.

Pelatihan ini diinisiasi oleh Karim Syaputra Simanjuntak, Mahasiswa Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi masyarakat dalam membangun kesadaran terhadap produk ramah lingkungan.

Iklan Souvenir DETaK

“Kegiatan ini dilakukan sebagai kontribusi dan membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan produk ramah lingkungan serta peluang ekonomi kreatif berbasis rumah tangga,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan selama kegiatan berlangsung peserta tidak hanya diberikan teori mengenai bahan yang digunakan namun juga diajak mempraktikkan secara langsung.

“Disini kami tidak hanya memberikan teori tentang bahan-bahan alami yang digunakan dalam pembuatan sabun organik, tetapi juga diajak langsung mempraktikkan proses pembuatannya dengan bahan yang mudah didapat dan aman bagi lingkungan maupun kulit,” lanjutnya.

Ibu Tengku, salah satu warga Gampong Baro menyampaikan  bahwa ia sangat senang diadakan kegiatan seperti ini karena melalui kegiatan ini masyarakat desa dapat membuat sabun dan tidak perlu membeli lagi.

“Kami sangat senang dan bersyukur ada pelatihan seperti ini di desa kami. Biasanya sabun seperti ini mahal di pasaran, tapi sekarang kami bisa buat sendiri. Semoga ke depannya kegiatan seperti ini terus berlanjut dan bermanfaat untuk kami para ibu rumah tangga,” tuturnya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat Gampong Baro dapat mulai memproduksi sabun organik secara mandiri, baik untuk kebutuhan pribadi maupun sebagai peluang usaha kecil yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. []

Editor: Cut Irene Nabilah