Siaran Pers | DETaK
Tim Himatektro (Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro) dan Himatekkom (Himpunan Mahasiswa Teknik Komputer) merupakan delegasi dari Universitas Syiah Kuala (USK) telah berhasil lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) tahun 2022. Hal tersebut diketahui berdasarkan pengumuman oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan & Kebudayaan RI yang diumumkan pada tanggal 15 Juni 2022, melalui surat nomor: 2741/E2/KM.09.00/2022 perihal penerima Bantuan PPK Ormawa 2022. Penilaian seleksi akhir Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) pada tanggal 31 Mei 2022 – 9 Juni 2022. Disampaikan Pengumuman Penerimaan Bantuan PPK Ormawa 2022 sebanyak 328 (tiga ratus dua puluh delapan) sub proposal.
PPK Ormawa adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan Ormawa oleh Perguruan Tinggi yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Proposal yang diajukan oleh Perguruan Tinggi merupakan kumpulan dari berbagai gagasan/ide/usulan kegiatan dari satu atau lebih Ormawa. Gagasan/usulan kegiatan merupakan bentuk pengabdian atau pemberdayaan masyarakat yang disusun oleh Organisasi Kemahasiswaan resmi yang ada di perguruan tinggi, yang dapat diimplementasikan dalam berbagai program sesuai dengan topik yang dipilih.

Tim Himatektro dan Himatekkom beranggotakan 15 orang mengusulkan judul Sub Proposal “Penggunaan Automatic Watering Plant Dalam Menunjang Kualitas Tanaman Cabai Di Desa Seuneubok dengan Sistem IOT serta Edukasi Manajemen Alat” dengan dibimbing langsung oleh Melinda, Ketua Koordiator Program Studi Teknik Elektro USK saat ini.
Pada proyek kali ini, tim PPK Ormawa Himatektro dan Himatekkom telah berhasil merancang sebuah sistem penyiraman otomatis berbasis sistem IoT pada tanaman cabai dimana lokasi dari sumber mata air yang jauh dari perkebunan sekitar 100 meter, dan telah memasang sebuah pembangkit listrik energi terbarukan dari sinar matahari sehingga para petani dapat mengoperasikan pompa air yang dulunya menggunakan pompa air berbahan bakar solar.
Kegiatan ini berlangsung kurang lebih 7 bulan dimulai dari bulan April s.d November 2022. Dimulai dari tahap survei lapangan, pembuatan sub proposal, pembuatan desain rancang bangun alat, mempresentasikan topik studi kasus, merancang bangun prototipe, dan mensosialisasikan hasil karya cipta kepada masyarakat Desa Seuneubok.
“Kegiatan PPK Ormawa pada tahun ini adalah kegiatan terbaik yang pernah kami ikuti sejauh ini, melalui program PPK Ormawa ini banyak sekali aspek yang telah kami pelajari dan kami terapkan, tidak hanya terpusat di bidang keilmuan yang kami dalami, aspek lainnya seperti kerja tim, manajemen waktu, problem solving dan aspek soft skill lainnya juga kami dapatkan disini. Ilmu tidak hanya dari kelas pagi, maka marilah mengabdi,” ucap Kiki Baihaki, salah satu anggota tim.
Fathul Basyair, ketua tim, berharap dengan adanya program ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan para petani dan masyarakat sekitar dalam penyiraman tanaman secara otomatis menggunakan sistem kontrol jarak jauh dan menjadi solusi yang berkaitan dengan pasokan air untuk penyiraman secara otomatis. []
Editor: Muhammad Abdul Hidayat










