
Yovita Amanda Putri [AM] | DETaK
Darussalam – Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala (USK) resmi membuka acara Management Creativity Festival (MCF) pada Rabu, 12 Oktober 2022 di Aula FEB USK. Pembukaan dilakukan secara simbolis dengan pemukulan alat music tradisional Aceh, Rapa’i.
Kegiatan ini mengusung tema “Empowering Young Generations to Build a Sustainable Business Through Creativity, Innovation and Technology”. Ketua Panitia, Teuku Ampon P. K mengatakan tema yang diusung bertujuan untuk mendorong usaha-usaha muda untuk bisnis yang berkepanjangan.

“Tujuannya, mungkin berdasarkan dengan tema kami yaitu empowering young generations to build a sustainable business through creativity, innovation and technology. Jadi kami ingin mendorong usaha-usaha muda ini untuk bisnis berkepanjangan yang berlandaskan teknologi, inovasi, dan kreativias,” ujarnya.
Selain itu, Teuku Ampon juga menjelaskan bahwa selama MCF ini berlangsung banyak lomba yang menarik, di antaranya latte art, tari kreasi, kompetisi band dan juga fashion show.
“Untuk lomba menariknya mungkin kayak ada latte art, ada tari kreasi, ada band competition, ada fashion show. Dan juga kami menghadirkan lomba kami yaitu BMC bisnis modal canvas,” ucap Teuku Ampon.
Mina Shaffiya dari SMAN Fajar Harapan, selaku peserta yang mengikuti pembukaan MCF mengatakan bahwa acara tersebut sangat menarik.
“Acaranya sangat menarik terus juga bisa mengasah kompetensi diri ya, yang pertama karna kami anak debat jadi ya bisa lebih berkompetensi yang ikut juga sekolahnya tu kan banyak yang unggulan” ungkap Mina.
Mina menyarankan agar promosi acara lebih banyak dilakukan guna menarik lebih banyak peserta. “Mungkin supaya pesertanya tu lebih banyak lagi ya kan karena pesertanya belum terlalu banyak, mungkin ke depannya promosinya lebih banyak lagi,” sarannya.
Teuku Ampon berharap para usahawan-usahawan dan cendekiawan lebih berinovatif dan lebih berkreasi dan UMKM yang bergabung dapat lebih maju.
“Harapannya semoga para usahawan-usahawan dan para cendikiawan-cendikiawan itu dapat lebih berinovatif dan lebih berkreasi ke depannya, terus juga untuk UMKM-UMKM yang bergabung di kami juga dapat lebih maju ke depannya,” pungkasnya.[*]
Editor: Indah Latifa









