Nadiatun Mutmainnah | DETaK
Darussalam – Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala (USK) mengadakan Madrasah Inspirasi (MAHIR) kedelapan dengan mengangkat tema “Break the Limit to be Limitless: Karena Keterbatasan Bukan Hambatan Wujudkan Impian” pada Minggu, 30 Januari 2021 secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting.
Mahir merupakan acara berkelanjutan yang diadakan oleh Rumah Amal Masjid Jamik USK. Dimoderatori oleh Ervina dengan peserta yang berjumlah 50 orang, acara ini diawali sesi penyampaian materi dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab (diskusi). Adapun pemateri yang diundang yaitu Jusmaidi Sahriadi, salah satu alumni Ekonomi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala tahun 2019 yang sudah mengelilingi 30 negara dengan beasiswa.

Sahriadi mengangkat topik tentang beasiswa dan pendidikan. Ia juga menjelaskan beberapa beasiswa yang sudah ia raih dan memaparkan tips ketika ingin mengikuti beasiswa.
“Rata-rata kalau ikut beasiswa itu ada ragunya. Coba melihat kesempatan yang ada. Kesempatan itu diberikan untuk orang-orang yang tidak menyerah hanya karena sebuah hambatan. Cita-citamu harus besar dari pada omongan orang. Kesempatan untuk mendapatkan beasiswa terbuka lebar hari ini, kamu hanya perlu banyak keberanian, berani mencoba, gagal dan bangkit,” jelasnya.
Selain itu, dia juga menjelaskan tentang persiapan yang harus dilakukan ketika mengikuti beasiswa. “Ketika ingin memenangkan kesempatan maka akan ada yang namanya persiapan. Maksimalkan apa yang kamu punya. Baik itu dari wonder and trial, gadget, connection, motivation dan personal qualification,” tuturnya.
Cut Oriza Sativa, salah satu peserta Mahir mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat baginya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini memberi semangat untuk mengejar impian hingga ke ujung dunia serta memberikan cara untuk menangani sejumlah masalah yang sering dalami oleh para pejuang beasiswa.
“Yang saya dapatkan dari Mahir adalah ilmu yang bermanfaat, misalnya edukasi tentang beberapa beasiswa dan ikhtiar apa yang bisa dipersiapkan untuk apply di sana. Yeah, tema Mahir memberi semangat untuk mengejar mimpi meskipun ke ujung dunia. Jadi selain diberikan trik dan tips kita juga diarahkan menangani sejumlah masalah yang sering dihadapi pejuang beasiswa untuk keep survive till the end,” tutupnya.[]
Editor: Indah Latifa










