Beranda Terkini KSR-PMI Unit USK Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama

KSR-PMI Unit USK Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama

BERBAGI
(Dok. Panitia)

Rifdah Afifah Bardan | DETaK

Banda Aceh – Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) unit Universitas Syiah Kuala (USK) gelar kegiatan Pelatihan Pertolongan Pertama di Kantor PMI Kota Banda Aceh selama satu pekan mulai tanggal 21-27 Maret 2022.

KSR PMI adalah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berfokus pada penanggulangan bencana dan kepedulian terhadap sesama manusia, PMI dituntut untuk terus menunjukkan eksistensi dan kontribusinya di masyarakat.

Iklan Souvenir DETaK

Komandan Ismail ketika diwawancarai mengatakan pelatihan ini diharapkan dapat menjadikan anggota KSR PMI menjadi relawan yang tanggap dan sigap serta dapat menjadi garda terdepan ketika dibutuhkan dalam melakukan pertolongan pertama.

“Dengan adanya pelatihan ini saya berharap relawan KSR PMI Unit 01 USK dapat menjadi relawan yang tanggap dan sigap dalam pertolongan pertama sehingga dapat menjadi garda terdepan pada saat dibutuhkan baik di dalam dan di luar kampus,” ungkapnya

Arie, Wakil Komandan KSR PMI USK, mengatakan tujuan dari pelatihan ini untuk mengembangkan kapasitas para relawan muda dalam mempelajari ilmu pertolongan pertama.

“Agar dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari terutama dalam memberikan bantuan dan mencegah tingkat resiko kematian saat terjadinya musibah atau kecelakaan,” jelasnya.

Ia juga berharap meski dengan tindakan sederhana dan peralatan yang terbatas ketika melakukan pertolongan pertama dapat mengurangi penderitaan korban, menghindari cacat tubuh, dan memperpendek perawatan di rumah sakit.

“Besar harapan setelah mengikuti spesialisasi pertolongan pertama ini para peserta dapat menimbah ilmu sebanyak-banyaknya dan mengaplikasikannya di lingkungan sekitar. Sehingga dengan tindakan yang sederhana dan peralatan yang terbatas penderitaan korban bencana atau kecelakaan dapat dikurangi, cacat tubuh dapat dihindari, serta perawatan di rumah sakit dapat diperpendek,” tambahnya.

Sri Amelia, salah satu peserta mengungkapkan selama pelatihan ia mendapat banyak ilmu tentang pertolongan pertama baik praktek maupun teori.

“Dengan adanya pelatihan spesialisasi pertolongan pertama seperti ini, saya mendapatkan ilmu yang bermanfaat, kekompakan antara peserta, kedekatan antara peserta, dan juga lebih mengerti tentang pertolongan pertama baik dari segi praktek maupun teori sehingga relawan yang tanggap dan sigap dalam pertolongan pertama dengan harapan menjadi relawan yang tanggap, tangguh dan tangkas,” jelasnya.[]

Editor: Sahida Purnama