Beranda Terkini Kemacetan di Jembatan Cot Iri Dikeluhkan Mahasiswa

Kemacetan di Jembatan Cot Iri Dikeluhkan Mahasiswa

BERBAGI
Suasana kemacetan di Jembatan Cot Iri pada Senin, 28/9/2026 (Qatrunnada [AM]/DETaK)

Qatrunnada [AM] & Rifqina Ulya [AM] | DETaK

Darussalam-Kemacetan di kawasan Jembatan Cot Iri kerap terjadi pada pagi dan sore hari, terutama pada hari-hari sibuk seperti Senin hingga Rabu. Keluhan ini disampaikan oleh mahasiswa, Nazwa Putri Safira, Arif Afzal, dan Alya Batrisyia saat diwawancarai pada Senin, 12 Oktober 2026.

Nazwa Putri Safira mengatakan bahwa kemacetan di kawasan tersebut mengganggu aktivitas perkuliahan. Menurutnya, kondisi lalu lintas yang tidak kondusif juga dapat memicu emosi pengguna jalan hingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Iklan Souvenir DETaK

“Kita ini sebagai mahasiswa kan tiap hari ni kuliah agak terganggu dengan kemacetan di jalan tersebut, bukan cuma kita, masyarakat pun banyak terganggu ada yang sampe kebawa emosi, kecelakaan,” ujarnya.

Sementara itu, Arif Afzal menilai kerusakan Jalan Makam Tgk. Nyak Arif menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pengendara memilih jalur lain, termasuk Jalan Tgk. Bakurma atau kawasan Jembatan Cot Iri.

“Hal yang harus di lakukan oleh pemerintah, salah satunya memperbaiki jalan makam Tgk nyak Arif di karenakan jalan tersebut sudah rusak, makanya orang-orang banyak melintasi jalan Tgk Bakurma atau jalan jembatan Cot Iri, makanya terjadi kepadatan lalulintas di jalan tersebut,” jelasnya.

Selain kerusakan jalan di jalur alternatif, kondisi jalan yang sempit dan tidak teratur juga dinilai menjadi penyebab kepadatan lalu lintas di kawasan Jembatan Cot Iri. Permukaan jalan yang tidak rata di beberapa titik turut dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Keberadaan polisi yang tidak setiap hari berjaga di kawasan tersebut juga dinilai belum mampu mengatasi kemacetan secara optimal.

Mahasiswa lainnya, Alya Batrisyia, berharap adanya perbaikan jalan dan pengaturan arus lalu lintas untuk mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan tersebut.

“Jalan di KBJ tu diperbaiki, biar bisa dua arah ke arah Limpok jadi ga terjadi kemacetan, dari arah Lampermai lurus terus,” ungkapnya.

Para pengguna jalan berharap pemerintah dapat menindaklanjuti keluhan tersebut melalui perbaikan jalan yang rusak serta evaluasi pengaturan lalu lintas di kawasan Jembatan Cot Iri. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi kemacetan sehingga aktivitas mahasiswa dan masyarakat dapat berjalan lebih lancar.[]

Editor: Naisya Alina