Beranda Headline UKM BSPD Adakan Pembekalan Bakti Sosial, Siapkan Pengabdian Kepada Masyarakat

UKM BSPD Adakan Pembekalan Bakti Sosial, Siapkan Pengabdian Kepada Masyarakat

BERBAGI
foto bersama saat pembekalan baksos terintegrasi-VIII pada Minggu 18/10/2026. (Dok.panitia)

Davina Dara Meisya & Arami Rizkia | DETaK

Darussalam-Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bakti Sosial Pembangunan Desa (BSPD) Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan kegiatan pembekalan bakti sosial terintegrasi ke-VIII yang mengangkat tema “BSPD Mengabdi, Masyarakat Bangkit: Mewujudkan Pemulihan Pascabencana yang Berkelanjutan melalui Penguatan Pendidikan, Kesehatan, dan Pertanian Pemberdayaan Masyarakat”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Kaca lantai 2 Gelanggang USK pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Acara tersebut menghadirkan dua pemateri, yaitu: Faisal Radli sebagai pemateri pertama dan Bahrul Ulam Mansur sebagai permateri kedua. Dalam pemaparannya, Faisal menyampaikan 3 aspek utama yang perlu disiapkan sebelum menghadapi kondisi di lapangan dan menjalankan program pengabdian, yaitu kesiapan mental dan sikap, ilmu pengetahuan, dan persiapan logistik.

Iklan Souvenir DETaK

Ketua Umum UKM BSPD, Muhammad Satar, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana, khususnya melalui penguatan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membantu masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana. Kami ingin kehadiran UKM BSPD benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya selama kegiatan berlangsung, tetapi juga setelah kami kembali,” jelasnya.

Lebih lanjut, Satar menyampaikan bahwa persiapan kegiatan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah gampong dan penyusunan program sesuai kebutuhan masyarakat Blang Awe.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Blang Awe serta membawa harapan dan semangat untuk bangkit bersama setelah bencana,” tutupnya.

Aqil Mufazzhal selaku anggota kegiatan menjelaskan bahwa bakti sosial penting bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kepedulian dan empati terhadap kondisi masyarakat secara langsung.

“Melalui kegiatan bakti sosial, mahasiswa dapat belajar meningkatkan empati, kerja sama tim, dan tanggung jawab, sekaligus menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia juga berharap kegiatan bakti sosial ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Blang Awe yang masih dalam proses pemulihan pascabanjir 2025.

“Saya berharap program di bidang pendidikan, kesehatan, dan pertanian dapat meringankan beban masyarakat, bukan hanya sebagai bantuan sesaat, tetapi juga memberikan manfaat untuk jangka panjang. Semoga kegiatan ini juga menumbuhkan semangat kami untuk terus berbagi dan menjadikannya sebagai agenda yang berkelanjutan,” tutupnya.

Bakti sosial terintegrasi ke-VIII UKM BSPD akan dilaksanakan pada tanggal 21-25 oktober 2026 di Gampong Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi edukasi dan pendampingan anak-anak, sosialisasi kesehatan, gotong royong lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat. Selama pengabdian berlangsung, UKM BSPD juga akan berkolaborasi dengan sejumlah dinas yang ada di Pidie Jaya, termasuk dinas kesehatan.[]

Editor: Naisya Alina