Anisha Ulya Z | DETaK
Darussalam – Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI) menggelar kegiatan Orienteering Training pada 15 Februari 2023 di Ruang Kaca Lt. II gedung Gelanggang Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) . Kegiatan ini mengangkat tema “Introduce, Up-skill, Winner” dan terbuka untuk umum.
Orienteering merupakan salah satu cabang olahraga alam bebas dimana dibutuhkan perpaduan kemampuan fisik dan keterampilan navigasi pada medan perlombaan. Para peserta yang mengikuti orienteering disebut dengan orienteers. Kemampuan yang sangat di perlukan dalam olahraga ini yaitu kemampuan pemetaan (navigasi) dan menggunakan peta serta kompas untuk menuju ke titik tertentu. Berbeda dengan cabang olahraga lainnya, perbedaan dalam orienteering ini terletak pada pesertanya harus mencari titik yang sudah ditentukan dengan menggunakan peta dan kompas.

Abdul Mukti, selaku ketua FONI Aceh menjelaskan dengan adanya kegiatan ini bisa memperkenalkan olahraga orienteering kepada masyarakat yang lebih luas dan juga simbolis penyerahan Surat Ketetapan (SK) kepada setiap perwakilan kota/kabupaten.
“Harapan para pengurus FONI Aceh kita ingin membawa olahraga orienteering ini menjadi olahraga umum di masyarakat itu tujuan utama kita. Ketika masyarakat umum mendengar kata-kata orienteering mereka dah tau seperti ini. Kemudian kita juga ingin memperkenalkan bahwasanya FONI yang membawahi bidang olahraga orienteering ini sudah ada di Aceh. Kemudian lanjut lagi ini sebagai ajang perekrutan Orienteer ya untuk persiapan kita mengikuti kejuaraan FORNAS nantik di bulan juli tahun ini di jawa barat “, ujarnya.
Tema yang diangkat yaitu Introduce, Up-Skill, Winner merupakan pembentukan dari serangkaian kegiatan yang akan di jalankan oleh Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI). Dimana Introduce merupakan kegiatan untuk memperkenalkan olahraga orienteering kepada masyarakat luas khususnya masyarakat Aceh, Up-Skill berfungsi untuk mengasah skill para peserta/orienteers dan juga winners merupakan hasil dari pertandingan.
Syakila Atifa perwakilan dari SMP 1 Banda Aceh berpendapat bahwa dirinya baru mengetahui kegiatan FONI setelah mengikuti orienteering training ini.
“ Setelah saya mengikuti kegiatan ini saya lebih tau lagi tentang FONI. Dan juga hal itu bermanfaat ya. Saya juga sempat tertarik untuk mengikuti kegiatan ini” pungkasnya[].
Editor: Yovita Amanda Putri










