
Mila Karmila & Putri Balqis | DETak
Darussalam—Center for Indonesian Medical Students’ Activities (CIMSA) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar aRose (A Rising of Speaking Up to Elevate Women) dalam rangka memperingati International Women’s Day 2026. Di Mie Dimsum Lambhuk Sabtu, 28 Februari 2026.
Acara ini mengusung tema The Power of Your Voice: Bloom in Safety, Rise in Dignity yang menekankan pentingnya keberanian perempuan dalam menyuarakan pendapat di ruang yang aman dan setara.

Ketua Panitia, Alisha Irdina Syahyadi mengungkapkan acara ini bertujuan untuk mengajak peserta agar lebih peka, berani menyampaikan suara, dan sadar akan pentingnya relasi yang sehat serta setara.
“Kami ingin mengajak seluruh peserta untuk lebih peka, berani bersuara dan peduli terhadap relasi yang sehat dan tidak setara,” ungkapnya.
Rismawati, Direktur Eksekutif Flower Aceh, menjelaskan bahwa komunikasi asertif merupakan dasar penting dalam membangun relasi yang sehat, termasuk keberanian untuk berkata tidak dan menyampaikan keinginan secara jelas sebagai bentuk menjaga batasan diri.
“Komunikasi asertif menjadi landasan utama dalam membangun relasi yang sehat. Keberanian untuk berkata tidak serta menyampaikan keinginan secara langsung dan jelas merupakan bagian penting dalam menjaga batasan diri,” jelasnya.
Salah satu peserta, Tirta Syifa Aulia, mengaku tertarik mengikuti kegiatan tersebut karena penasaran dengan materi tentang keberanian perempuan untuk speak up dalam hubungan.
“Saya sebenarnya penasaran dengan materinya, apalagi ini tentang perempuan yang berani speak up, terutama dalam masalah hubungan,” ujar Tirta.
Melalui aRose 2026, CIMSA FK USK berupaya menghadirkan ruang aman dan edukatif bagi perempuan untuk berani bersuara, memahami batasan diri, serta membangun relasi yang sehat dan setara dalam memperingati International Women’s Day 2026.
Editor: Nasywa Nayyara Tsany










