Siaran Pers | DETaK
Bener Meriah – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) kelompok 505 melakukan kegiatan penanaman bibit nanas seluas 4 hektar bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) Negeri Antara dan anggota Koramil 04/Pintu Rime Gayo Kodim 0119/Bener Meriah TNI-AD di ladang nanas yang berada di Desa Negeri Antara pada Sabtu, 25 Juni 2022.
Hal pertama yang harus dilakukan oleh mahasiswa KKN adalah memasukan calon bibit nanas ke dalam drum untuk direndam sekitar 20 menit bersama pungsida, tujuannya adalah untuk mengaktifkan zat pertumbuhan. Setelah itu, bibit yang telah direndam diangkat ke lahan yang akan ditanami bibit nanas.

Pada proses penanaman, awalnya dibuat barisan memakai tali benang putih agar bibit nanas tertata dengan rapi sewaktu penanaman. Sedangkan untuk ukuran jarak tanamnya sekitar 20 cm per batang dan luas jarak setiap galungnya sekitar 1 meter. Sebelum menanam bibit nanas terlebih dulu membuat lubang dengan kedalaman sekitar satu jengkal. Setelah lubang galian siap, ambil bibit nanas dan kupas beberapa helai daun nanas bagian bawah.
Untuk pemeliharaannya nanas disiram setiap pagi sekitar pukul 06.30 dan sore hari pukul 17.00 sementara pemupukan akan dilakukan saat nanas sudah berumur 4 atau 5 bulan setelah penanaman menggunakan pupuk pertumbuhan SS. Kemudian kegiatan penyemprotan hama/penyakit selama sebulan sekali setelah pertumbuhan calon buah nanas.
“Untuk harga penjualan nanas diperkirakan 20k per buah, maka penjualan untuk 4 hektar nanas adalah Rp.160.000.000/tahun. Hasil seperti ini akan memajukan perekonomian masyarakat dan warga yang menanam nanas. Dari hasil penjualan nanas tersebut akan merubah perekonomian masyarakat,” ucap Oein Z, Babinsa Negeri Antara.
Fandi Setiawan, Ketua Kelompok KKN Desa Negeri Antara berpendapat bahwa potensi sebagai produsen nanas harus disadari oleh masyarakat desa agar dapat dimaksimalkan untuk keuntungan masyarakat.
“Kegiatan tersebut sangat berguna bagi masyarakat sekitar dalam memberikan contoh yang di mana pada dasarnya Kabupaten Bener Meriah, Kecamatan Pintu Rime Gayo memiliki potensi lahan yang luas untuk bidang pertanian. Namun kesadaran masyarakat yang kurang akan hal kemajuan di daerahnya sendiri harus dibimbing dan dibina agar Kecamatan Pintu Rime Gayo menjadi penghasil nanas terbanyak dan terbesar di Aceh,” pungkasnya.[]
Editor: Indah Latifa






![[DETaR] Tips Olahraga di Bulan Puasa Agar Tubuh Tetap Sehat dan Bugar](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-15-at-15.23.21-100x75.jpeg)
![[DETaR] Ramadan dan Tantangan Menjaga Hidrasi Tubuh](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/03/Ilustrasi_Ramadhan-dan-Tantangan-Menjaga-Hidrasi-Tubuh-100x75.png)


