Beranda Siaran Pers Mahasiswa KKN XXI-53 USK Sosialisasi dan Demonstrasikan Makanan Pencegah Stunting di Desa...

Mahasiswa KKN XXI-53 USK Sosialisasi dan Demonstrasikan Makanan Pencegah Stunting di Desa Tunyang Induk

BERBAGI
(Dok. Panitia)

Siaran Pers | DETaK

Tunyang Induk – Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi dan Reguler Periode XXI  Universitas Syiah Kuala kelompok 53 di bawah bimbingan Saiful telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi stunting dan demo makanan pencegah stunting. Kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Bener Meriah ini dilaksanakan pada Rabu, 15 Juni 2022.

Sosialisasi ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh mahasiswa KKN kelompok 53 sesuai dengan tema KKN USK tahun ini yaitu “Melalui KKN Kolaborasi dan Reguler Periode XXI Kita Tingkatkan Pengembangan Potensi Green Economy dan Masyarakat Bebas Stunting”.

Iklan Souvenir DETaK

Kegiatan ini dilakukan bertepatan dengan agenda rutin Posyandu dan Posbindu yang selalu diselenggarakan tiap bulan. Sosialisasi stunting dihadiri oleh para ibu dan bapak yang mengikuti Posyandu dan Posbindu di Desa Tunyang Induk.

Selain sosialisasi, mahasiswa KKN USK kelompok 53 juga melakukan demonstrasi tentang pengolahan makanan unik dan menarik yang dapat dijadikan sebagai referensi para ibu-ibu dalam pemberian makanan kepada anak yang terkena stunting agar anak tersebut tertarik dengan kreasi makanan yang dibuat dan tidak monoton dengan rasa makanan yang itu-itu saja.

Pada kegiatan tersebut, mereka mengajarkan cara pembuatan jelly dari alpukat. Melihat kondisi desa yang mayoritas masyarakatnya bergerak dalam sektor pertanian dan buah alpukat sangat melimpah ruah di Desa Tunyang, maka dari itu buah alpukat yang kaya dengan vitamin E dan cocok untuk dikonsumsi oleh anak stunting mereka jadikan sebagai bahan utama dalam pembuatan makanan menarik bagi anak pengidap stunting.

Wahdi, Reje (Kepala Desa) Tunyang Induk mengatakan bahwasanya ia merasa sangat senang dengan kehadiran mahasiswa KKN. Ia berharap semoga dengan adanya mahasiswa KKN di Desa Tunyang Induk dapat membawa sedikit perubahan.

“Saya sangat senang dengan kedatangan adik-adik mahasiswa KKN, semoga dengan adanya adik-adik di sini dapat membawa setidaknya sedikit perubahan untuk desa kami ini,” ujarnya.

Mahatiara, Bidan Desa Tunyang Induk berharap dengan adanya sosialisasi stunting ini dapat mengurangi angka anak yang mengidap stunting.

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi dan demo makanan tentang stunting ini dapat mencegah dan mengurangi angka tingkat anak-anak terkena stunting, setidaknya yang dari 7 anak bisa berkurang menjadi 3 anak, bahkan sampai tidak ada lagi yang mengidap stunting,” ujarnya.

Deni Ari Anggara, mahasiswa Jurusan Manajemen angkatan 2019 yang diamanahkan menjadi Ketua Kelompok KKN 53 mengungkapkan bahwa ia dan anggota kelompoknya sangat senang dan bersyukur dengan apresiasi dan dorongan penuh dari Raje dan seluruh warga desa. Mereka juga akan selalu mencoba memberikan program terbaik serta akan berkolaborasi dengan warga desa untuk melakukan program-program terbaik untuk desa tersebut.

Mahasiswa KKN USK Periode XXI ini akan mengabdi dan menjalakan program kerja hingga 6 Juli 2022 mendatang. Beberapa program lainnya yang telah dipersiapkan dan dikemas adalah kegiatan dalam bentuk edukasi, sosialisasi, kolaborasi, dan kegiatan dengan warga.[]

Editor: Indah Latifa