Beranda Puisi Senja Setelah Gerimis

Senja Setelah Gerimis

BERBAGI
Senja di pantai (Sri Elmanita S| DETaK)

Puisi | DETaK

Desiran ombak pantai Ulee Lheu menemani sendu senjaku

Menanti malam yang sebentar lagi datang

Iklan Souvenir DETaK

Kupandangi sebuah bingkai foto dalam pangkuan

Kulihat senyum hangat mengukir di wajah ayah yang menua

Teduh bersamamu adalah ketidakmungkinan akan terulang

Peluk hangatmu berakhir setelah pemotretan keluarga

Tiba-tiba kau ingin mengenang masa kecilku di studio foto

Memakaikan ku gaun lucu dan bandana kupu-kupu

Kemudian memelukku erat menatap ku lekat

“besok tanggal 24 Desember ayah pergi ke Sabang, hanya sehari,” bisikmu

Aroma pengap studio menemani senjaku hari itu

Menyaksikan janji terakhirmu padaku

Di luar langit merintikkan gerimis

Menangisi aku yang tak pernah mengira apa-apa

Air mata menemani sendu senjaku kini

Ku peluk erat kenangan kita yang tersimpan rahasia dalam bingkai kaca

Biar aku nikmati senjaku yang perlahan ditelan sunyi malam

Biar ku tunggu pulangmu dalam mimpi-mimpi ku yang mengawang

Penulis bernama Feti Muliasukma, mahasiwi Fakultas Kejuruan Ilmu dan Pendidikan (FKIP) jurusan pendidikan bahasa Indonesia. Ia juga merupakan anggota aktif di UKM Pers DETaK Unsyiah.