Cerbung | DETaK
Selamat malam, pemirsa! Selamat datang kembali di acara kita yang membahas hal-hal random dan unik. Untuk malam ini merupakan hari kelima dari detour kami yang memiliki judul nusantara, spesifiknya hidangan nusantara! Pada hari ini makanan yang akan dibahas ialah makanan dari salah satu provinsi di pulau Jawa, dikenal sebagai tempat berdirinya 2 situs warisan dunia UNESCO yang merupakan sebuah candi, yaitu Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Selain itu, provinsi ini juga memiliki sebuah kerajinan yang dapat serta sering dibawa pulang oleh para turis terutama turis manca negara, yaitu batik.
Batik merupakan identitas kuat dari provinsi ini, mengingat banyak batik dengan motif khas yang dikenal oleh seluruh bangsa Indonesia datang dari provinsi ini. Motif khas yang dapat disebut ialah Batik Pekalongan dengan motif flora dan fauna disertai dengan warna cerah yang dinamis. Batik Solo yang memiliki desain geometris berukuran kecil dengan warna khas cokelat kekuningan. Kemudian, terdapat pula Motif Lasem yang sangat ikonik dengan warna-warna menyala serta memiliki kandungan unik perpaduan dua budaya, yaitu Tionghoa dan Jawa.

Dari penjelasan diatas tentu saja para pemirsa telah dapat menebak, menyimpulkan atau bahkan telah tau pasti provinsi apa yang dibicarakan hari ini. Jika kalian menjawab provinsi Jawa Tengah maka kalian semua BENAR! Hidangan dari provinsi Jawa Tengah ini sangatlah dikenal luas oleh masyarakat. Hidangan seperti Nasi Grombyang, Garang Asem dan Getuk merupakan contoh dari sekian banyak makanan yang berasal dari provinsi ini. Dalam episode kali ini, tim memutuskan untuk menyorot 3 makanan dari Jawa Tengah yang sangat dikenal dan paling mudah ditemukan.
Hidangan pertama yang kami pilih untuk diperkenalkan ialah, Tempe Mendoan! Tempe Mendoan merupakan gorengan khas Banyumas, Jawa Tengah yang digoreng setengah matang atau mendo dalam Bahasa daerah. Seperti gorengan pada umumnya, Tempe Mendoan ini memiliki tekstur gurih diluar dan lembut didalam, yang cocok dicicip dengan kecap pedas. Cara buat dari Tempe Mendoan sendiri sangatlah gampang dan pada dasarnya sama pada gorengan umumnya. Disediakan Tempe sebagai bahan utama kemudian dibuat adonan campuran tepung terigu, beras dan air hingga rata, sebelum dilumuri pada Tempe kemudian digoreng setengah matang. Setelah ditiriskan maka jadilah Tempe Mendoan!
Hidangan kedua yang akan dibahas ialah Soto Kudus. Soto ini dikenal oleh kuah kuning bening khas yang secara tradisional disajikan dengan daging Kerbau. Hal ini dilakukan untuk menghormati umat Hindu yang menyucikan sapi sebagai hewan suci atas anjuran Sunan Kudus pada masanya, sehingga tidak digunakan daging sapi sebagai bahan utama pada zaman tersebut. Bahan utama untuk membuat Soto Kudus ini ialah, daging (baik daging ayam, kerbau maupun sapi), air, gula merah, garam dan kaldu. Untuk bumbu halusnya ialah bawang merah, bawang putih, ketumbar, jintan, merica, kunyit dan jahe. Sementara untuk wewanginya terdapat serai, lengkuas, daun jeruk serta daun salam. Tak lupa bahan-bahan yang menjadi pelengkap dari hidangan ini ialah soun, tauge, daun bawang dan seledri, jeruk nipis dan sambal rawit, bawang goreng merah dan putih serta terakhir kecap manis.
Untuk cara membuatnya sendiri daging pertama direbus dengan daun salam, daun jeruk serai dan lengkuas. Setelahnya bahan-bahan bumbu halus dihaluskan sebelum ditumis hingga harum dan dimasukkan ke rebusan ayam. Gula merah, garam, kaldu ditambahkan dan dibiar pada api kecil hingga empuk. Daging kemudian diangkat dan disuwir-suwir hingga kecil sebelum disajikan dengan kuah yang ada pada mangkuk. Tak lupa sediakan bahan-bahan yang menjadi pelengkap di side bowl untuk dijadikan topping. Dengan begitu siaplah Soto Kudus!
Hidangan terakhir ialah hidangan yang sempat disebut diatas, yaitu Getuk! Getuk merupakan sebuah kue basah yang berbahan dasar singkong yang dihaluskan dan dimakan bersama gula. Getuk sendiri terbagi dua jenis, Getuk Lindri dan Gula Merah dengan perbedaan keduanya Getuk Lindri dicetak seperti mie dan diberi warna cerah dan Getuk Gula Merah ditumbuk bersama gula merah hingga menghasilkan warna coklat alami. Cara pembuatannya-pun sama dengan langkah pertama merebus singkong hingga empuk, dibersihkan dari sumbu kerasnya, ditumbuk dengan gula dan garam yang sangat sedikit sampai rata. Disini terciptanya perbedaan kedua jenis Getuk, Lindri langsung dicetak atau digiling sementara Gula Merah dipadatkan. Setelah semua proses selesai maka keduanya ditaburankan kelapa parut yang sudah diberikan garam.
Nah, itu dia 3 makanan khas provinsi Jawa Tengah! Baik cemilan, main course hingga dessert-pun dimiliki oleh provinsi ini. Jangan lupa jika perkunjung ke Jawa Tengah untuk menyicip hidangan-hidangan yang kami sebutkan ya! Karena telah berakhirnya sesi ini, kami mohon pamit undur diri, sekian! Stay tune di episode selanjutnya ya! Episode selanjutnya, Kalimantan Tengah!
Penulis bernama Riva Alya Najeela, Mahasiswa Program Studi Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala.
Editor: Naisya Alina




![[DETOuR] Bunyi yang Tak Pernah Hilang](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-09-at-01.15.27-100x75.jpeg)

![[DETouR] NUSANTARA](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/07/Ilustrasi--100x75.png)

![[DETouR] Ayam Betutu, Warisan Kuliner Bali yang Harus Tetap Dilestarikan](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-08-at-13.00.57-100x75.jpeg)

