Artikel | DETaK
Pada zaman yang modern ini, muncul suatu istilah yang menjelaskan bagaimana aktivitas sosial dapat memberi dampak tertentu terhadap suatu individu, yang dikenal dengan istilah social battery. Istilah ini bukan merupakan suatu konsep medis melainkan suatu hal yang menyatakan berapa banyak energi yang dimiliki seseorang untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Orang-orang dengan social energy yang ‘penuh’ memiliki banyak energi untuk berinteraksi dengan lingkungan sosialnya, sedangkan orang-orang dengan social energy ‘menipis’ akan merasa mereka perlu untuk melakukan ‘pengisian ulang’ (Wilson & Vilines, 2022). Menipisnya social energy sering dialami oleh remaja dengan kepribadian introvert, mengapa demikian? Berikut akan dipaparkan lebih lanjut.
Sebelum itu, terlebih dahulu kita mengenal remaja. Remaja atau adolescene diambil dari kata latin adolescere yang bermakna ‘tumbuh’. Istilah remaja memiliki arti yang cukup luas menyangkut kematangan mental, sosial, fisik, juga emosional (Hurlock, 1999). Remaja juga dikatakan sebagai periode peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa.
- Asal istilah ‘Introvert’

Seorang psikolog yang beraliran psikoanalisa, Carl Gustav Jung, mengenalkan istilah extroversion dan introversion yang terdapat pada kepribadian setiap orang. Jung menekankan bahwa tidak seutuhnya kepribadian seseorang itu dikuasai oleh salah satu dari extroversion atau introversion, melainkan keduanya ada di dalam diri individu dengan dominan yang berbeda-beda (Ryckman, 2008). Remaja dengan kepribadian introvert dianggap sebagai remaja yang tidak suka untuk bersosialisasi dengan orang lain, namun anggapan ini kurang benar. remaja yang memiliki kepribadian introvert mampu untuk bersosialisasi walaupun mereka terlihat sebagai orang yang pemalu. Mereka cenderung memproses lingkungannya dengan berpikir terlebih dahulu sebelum diutarakan melalui pembicaraan, dengan kata lain mereka memilih hal apa saja yang perlu dan tidak perlu untuk diungkapkan kepada orang lain (Nisa & Mirawati, 2022).
- Social Battery pada remaja Introvert
Remaja dengan kepribadian Introvert memiliki social battery yang lebih ‘pendek’ dibandingkan dengan remaja kepribadian ekstrovert yang memiliki social battery yang bertahan sampai waktu yang ‘panjang’. Meskipun demikian, remaja introvert menganggap bahwa melakukan aktivitas yang tenang mampu memulihkan energinya.
Terdapat beberapa hal yang dapat memengaruhi berapa lama social battery seseorang akan bertahan (Vilines, 2022), antara lain:
- Kepribadian orang tersebut
Seseorang yang memiliki kepribadian introvert memiliki sikap menarik diri yang berbentuk menyendiri, gampang kecewa, mudah untuk merasa tersinggung, mudah tunduk, serta menyalahkan diri sendiri (Sakinah, 2018). Hal ini menjadi salah satu penyebab mudahnya social battery pada remaja introvert bertahan dalam waktu yang ‘pendek’ ketika berinteraksi.
- Tipe interaksi sosial yang dilakukan
Dapat berupa seperti remaja introvert sedang berinteraksi dengan lingkungan yang tidak bersahabat dengan dirinya, hal itu cenderung akan mendorong remaja tersebut untuk menggunakan energi yang lebih dari biasanya.
- Kemudahan seseorang dalam berinteraksi
Interaksi yang dilakukan seorang remaja introvert akan memengaruhi seberapa banyak energi yang digunakan. Contoh, cara remaja introvert berinteraksi dengan sahabatnya akan berbeda dengan cara mereka berinteraksi dengan orang asing. Dalam hal ini, berinteraksi dengan orang asing akan membutuhkan effort yang lebih sehingga akan menguras energi lebih banyak.
- Stress yang disebabkan oleh lingkungan eksternal dan lingkungan internal
Bentuk stress yang berasal dari lingkungan eksternal berupa lingkungan yang dianggap kurang nyaman karena terlalu berisik atau mengganggu sedangkan stress yang berasal dari lingkungan internal berupa kecemasan yang ada pada diri remaja introvert .
Dari sebuah artikel yang berjudul How to Recharge Your ‘Social Battery’ if You’re Running on 1% with any Form of Social Interaction RN menjelaskan bahwa melemahnya social battery akan berdampak pada kesehatan mental yang serius pada remaja introvert. Hal tersebut dapat menyebabkan remaja introvert mengisolasi diri dari aktivitas sosial disekitarnya, kurang menjalin hubungan dengan orang lain serta yang terparah adalah rasa kesepian yang nantinya menurunkan rasa kepercayaan diri remaja tersebut bahkan bisa berujung pada depresi.
Remaja dengan kepribadian introvert dapat menjaga social battery mereka dengan melakukan beberapa cara, diantaranya :
- Mengenali hal apa saja yang dapat menyebabkan terkurasnya energi
- Beristirahat sejenak
- Menetapkan suatu batasan untuk mengatakan ‘tidak’ pada hal-hal tertentu yang dapat menyebabkan terkurasnya energi.
- Membuat prioritas terkait dimana remaja tersebut akan menghabiskan waktu dan energinya dengan menyingkirkan aktivitas yang sekiranya menguras energi atau tidak begitu mendesak untuk dilaksanakan.
- Mencoba membuat diary dan mengatur jadwal pada kalendar.
Referensi
Nisa, K., & Mirawati. (2022). Kepribadian Introvert pada Remaja. Educativo: Jurnal Pendidikan, 606-613.
Vilines, Z. (2022, Mei 10). What is Social Battery. Retrieved from Medical News Today: https://www.medicalnewstoday.com/articles/social-battery#what-is-it
Sakinah, A. (2018). Konseling Kelompok Emotional Intelligence Pada Tipe Kepribadian Introvert. Al-Takziah, 11.
Ryckman, R. M. (2008). Theories of Personality. Belmont: Thomson Higher Education.
How to recharge your ‘social battery’ if you’re running on 1% with any form of social interaction RN. (2022, September 23). Retrieved from GLAMOUR: https://www.glamourmagazine.co.uk/article/social-battery
How to Take Care of Your “Social Battery”. (2022). Retrieved from MindTools: https://www.mindtools.com/at5m4h1/social-battery
Penulis adalah Dinda Miftahul Jannah mahasiswi Jurusan Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala. Ia juga merupakan salah satu anggota di UKM Pers DETaK
Editor: Yovita Amanda Putri


![[DETaR] Tips Olahraga di Bulan Puasa Agar Tubuh Tetap Sehat dan Bugar](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-15-at-15.23.21-238x178.jpeg)
![[DETaR] Ramadan dan Tantangan Menjaga Hidrasi Tubuh](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/03/Ilustrasi_Ramadhan-dan-Tantangan-Menjaga-Hidrasi-Tubuh-238x178.png)


![[DETaR] Tips Olahraga di Bulan Puasa Agar Tubuh Tetap Sehat dan Bugar](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-15-at-15.23.21-100x75.jpeg)
![[DETaR] Ramadan dan Tantangan Menjaga Hidrasi Tubuh](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/03/Ilustrasi_Ramadhan-dan-Tantangan-Menjaga-Hidrasi-Tubuh-100x75.png)


