Beranda Artikel Sejarah Es Krim: Makanan Penutup dari Masa ke Masa

Sejarah Es Krim: Makanan Penutup dari Masa ke Masa

BERBAGI
Ist. (Sumber: Google)

Teuku Ichlas Arifin | DETaK

Pada saat cuaca panas seperti sekarang ini, es krim menjadi menu pilihan untuk melepas dahaga atau sekedar untuk camilan nikmat ketika cuaca panas datang, di era sekarang ini es krim sangat mudah untuk dijumpai dan harganya juga murah sehingga sampai saat ini es krim menjadi salah satu makanan yang favorit dan laris. Tapi, tentu kita bertanya-tanya, bagaimana awal mula es krim ditemukan?

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, pada awalnya es krim pertama kali ditemukan di daratan Tiongkok pada tahun 200 SM (Sebelum Masehi). Saat itu es krim dibuat dari salju pegunungan yang disajikan dengan madu dan buah-buahan. Barulah pada abad ke-4 Masehi es krim mulai dikenal di era Bangsawan Romawi Kuno di mana saat itu Kaisar Nero Claudius Caesar juga telah mengimpor salju dari daerah pegunungan dan mencampurnya dengan buah-buahan dan madu.

Iklan Souvenir DETaK

Lalu pada abad ke-13 M, Marco Polo membawa deskripsi pengolahan es krim dari perjalanannya ke daratan Tiongkok setelah kembali ke Eropa, lalu koki asal Italia mulai mengembangkan resep es krim tersebut untuk membuat es susu dan es air. Buontalenti, seorang koki dari Italia, dibawa ke Prancis oleh Chatherine Madison (istri Henry II) untuk menyiapkan makanan ringan seperti itu di Prancis.

Pada tahun 1670, Francisco Procopion dari Sisilia, Italia, membuka kafe di Prancis, lalu mempopulerkan es krim tersebut. Francisco Procopion menjual es batu dan serbat, serbat sendiri adalah minuman tradisional yang terbuat dari bahan-bahan alami. Tempat ini pun menjadi sangat populer pada saat itu karena banyak orang yang menyukainya. Perkembangan es krim pun mulai pesat. Yakni pada tahun 1676 dimana ada sekitar 250 mesin es di Kota Paris, ibu kota Prancis. Tortoni adalah salah satu pemilik kafe di Paris pada akhir abad ke-18 dan dikenal sebagai orang yang mengembangkan es krim.

Di Amerika Serikat, es krim disajikan sebagai makanan penutup kepada George Washington, Thomas Jefferson dan Dolly Madison. Pada tahun 1874, Philadelphia menjadi pusat pembuatan es krim di Amerika Serikat, juga soda es krim pun ditemukan di sana. Penemuan kerucut es krim juga berasal dari Pameran Dunia 1904 yang diadakan di St. Louis, Missouri, Amerika Serikat.

Es krim komersial dibuat dengan mencampur bahan-bahan, seperti susu, krim, dan sirup. Bahan-bahan tersebut kemudian dipanaskan dan dicampur dengan bahan-bahan kering, seperti gula, telur kering, dan susu. Setelah pencampuran kemudian dipasteurisasi (proses pemanasan) dan homogenisasi atau gunakan beberapa proses untuk membuat campuran menjadi seragam.

Setelah campuran matang, dibiarkan dingin terlebih dahulu selama beberapa jam. Kemudian dicampur dengan buah-buahan cincang, kacang-kacangan atau bahan padatan lainnya. Hingga saat ini ratusan rasa dari es krim telah diciptakan, dan yang paling diminati adalah varian rasa vanilla, stroberi, dan cokelat. []

Penulis bernama Teuku Ichlas Arifin, mahasiswa Jurusan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala angkatan 2019. Ia juga merupakan salah satu anggota aktif di UKM Pers DETaK USK.

Editor: Muhammad Abdul Hidayat