Beranda Artikel Gaya Busana Pendakwah Ikonik di Bulan Ramadhan

[DETaR] Gaya Busana Pendakwah Ikonik di Bulan Ramadhan

BERBAGI
Ilustrasi Pendakwah ikonik di bulan ramadhan. (Neira Salsabila/DETaK)

Artikel | DETaK

Ramadhan merupakan bulan suci yang keberadaannya hanya ada sekali dalam setahun. Spesialnya bulan ini, kehadirannya selalu ditunggu oleh masyarakat muslim dari belahan bumi manapun. Selain berupaya untuk mencari keberkahan dan mendekatkan diri kepada Allah dengan beribadah, hal lain yang menjadi ciri khas Ramadhan adalah dengan adanya tausiah dari pendakwah-pendakwah terkenal yang tayang di televisi untuk mengisi waktu sebelum dan sesudah subuh atau menjelang berbuka.

Acara tausiah di televisi diisi oleh beragam ustadz-ustadz dengan waktu yang telah ditentukan sedemikian rupa. Kalau DETaKers, nunggu acara dari pendakwah yang mana? Ustadz Maulana dan Ustadz Syam, Ustadz Adi Hidayat, Aa Gym, Abi Amir, Quraish Shihab, Ustadz Abdul Somad atau yang lainnya?

Iklan Souvenir DETaK

Selain penyampaian dakwah nya yang khas, gaya busana yang dikenakan juga memiliki ciri tersendiri. Mulai dari pemilihan baju, peci dan sorban. Beberapa diantaranya menjadi ciri ikonis yang dikenali oleh masyarakat dan dijadikan pilihan untuk berbusana pada Lebaran mendatang.

Berikut adalah beberapa gaya busana 4 pendakwah yang menjadi ciri khas nya tersendiri:

  1. Ustadz Muhammad Nur Maulana dan Ustadz Syam

Kedua ustadz ini kerap tampil bersama dalam satu acara televisi, dikenal dengan penyampaian dakwah yang santai. Ustadz Muhammad Nur Maulana atau yang dikenal dengan Ustadz Maulana memilih berani dengan menggunakan baju koko dengan warna-warna terang seperti jingga, hijau daun, biru elektrik, ungu, kuning dan warna-warna terang lainnya yang dipadu dengan celana hitam dan peci dengan bordiran khusus. Sama hal nya dengan Ustadz Maulana, Ustadz Syam juga mengenakan busana dengan warna serupa. Yang membedakan mereka adalah Syal warna nyetrik yang dipakai Ustadz Maulana dan dililitkan ke lehernya.

2. Ustadz Adi Hidayat

Ustadz Adi Hidayat memiliki ciri khasnya tersendiri baik dalam gaya gerak tubuhnya seperti duduk tegak dan pandangan yang lurus maupun dalam berpakaian. Pakaian yang dikenakannya adalah baju koko dengan warna yang cenderung gelap atau gamis putih dengan peci yang beragam menyesuaikan warna bajunya. Sekarang ini, memakai baju gamis bagi laki-laki bukan hal yang aneh lagi, pakaian jenis ini sering dikenakan untuk pergi ke Masjid dan dijadikan pilihan untuk busana ketika shalat tarawih maupun shalat Ied.

3. Abdullah Gymnastiar

Pilihan berbusana Aa Gym bisa terbilang sangat khas dan mudah untuk dikenali. Beliau mengenakan semacam blazer untuk melapisi baju koko nya, keffiyeh Palestine yang disampirkannya ke bahu, serta sorban putih yang selalu dikenakanna dengan melilitnya dan sisanya ia sampirkan ke samping kanan kepala.

4. Quraish Shihab

Quraish Shihab sering menampilkan tausiah nya terkhusus pada bulan ramadhan dengan acara Mutiara Hati yang disiarkan oleh stasiun televisi swasta nasional di Indonesia. Gaya berbusana yang sering dikenakannya adalah baju koko lengan panjang atau baju batik dengan peci hitam polos. Gaya berpakaian seperti ini sering kita jumpai dimana saja terutama pada bulan puasa ini.

Penulis adalah Rani Mauizzah, mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala. Ia juga merupakan salah satu anggota aktif di UKM Pers DETaK USK.

Editor: Aisya Syahira