Beranda Terkini Tim Mahasiswi USK Juara 1 Lomba Poster Nasional pada Ajang DENTINATION 2026

Tim Mahasiswi USK Juara 1 Lomba Poster Nasional pada Ajang DENTINATION 2026

BERBAGI
Tim Mahasiswi USK Juara 1 Lomba Poster Nasional pada Ajang DENTINATION 2026. 17/10/2026 (Doc.pribadi)

Qatrunnada [AM] & Rifqina Ulya [AM] | DETaK

Darussalam –Tim mahasiswi Universitas Syiah Kuala (USK) raih Juara 1 Lomba Poster Nasional pada ajang DENTINATION (Dentistry Scientific and Research National Competition) 2026 yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan dan Profesi BEM KM Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas di Padang, Sumatera Barat, pada 21 September hingga 17 Oktober 2026.

Iklan Souvenir DETaK

Tim mahasiswa USK ini terdiri atas Najla Azania selaku ketua tim, Khansa Balqis Aryanza, dan Nasyilla Putri Rizqitha. Ketiganya berasal dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala.

Poster yang dibawakan bertema “Pioneering a New Era of Public Health Awareness Through Digital Technology, Scientific Discovery, and Creativity” dengan subtema “Stop Health Hoaxes, Spread Accurate Information.” Tujuan dari poster tersebut adalah mengajak masyarakat agar lebih kritis sebelum mempercayai dan membagikan informasi tentang kesehatan sehingga tidak mudah termakan berita yang tidak benar.

Najla Azania selaku ketua tim mengungkapkan kegembiraannya setelah meraih juara pertama dalam lomba poster nasional tersebut. Ia merasa senang dan bangga karena hasil kerja keras di tengah kesibukan mereka membuahkan hasil sesuai dengan harapan.

“Tentunya, proses ini tidak selalu mudah, tetapi kami bersyukur bisa melewati setiap tantangan tersebut hingga akhirnya mencapai hasil yang membanggakan,” ujarnya.

Khansa Balqis Aryanza juga mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian dan kesempatan untuk mengikuti lomba tersebut. Menurutnya, kejuaraan ini dapat menjadi pemantik semangat untuk terus mengembangkan potensi diri dan aktif berpartisipasi dalam ajang kompetisi lainnya.

“Pengalaman berharga yang saya dapatkan ini menjadi pemantik semangat dan motivasi besar bagi saya untuk terus mengasah potensi diri serta aktif berpartisipasi dalam berbagai ajang kompetisi atau perlombaan lainnya di masa yang akan datang,” ungkap Khansa.

Lebih lanjut, Nasyilla Putri Rizqitha, salah seorang anggota tim, menyampaikan bahwa ia tidak dapat mendampingi anggota tim untuk berangkat ke Padang, Sumatera Barat, pada babak final karena beberapa kendala.

“Setelah mempertimbangkan jadwal akademik, akhirnya saya memutuskan untuk tidak hadir secara langsung di babak final. Namun, saya tetap terlibat dalam proses persiapannya, mulai dari menyusun naskah presentasi, menyiapkan properti yang dibutuhkan, hingga memastikan berbagai keperluan untuk final sudah dipersiapkan dengan baik,” jelas Nasyilla.

Meskipun tidak dapat mendampingi secara langsung, Nasyilla tetap memberikan kontribusi maksimal agar anggota tim dapat tampil dengan baik. Ia mengaku bangga karena di tengah kesibukan, mereka masih dapat meluangkan waktu untuk berdiskusi dan menyelesaikan poster. Menurutnya, tantangan bukan hanya tentang menghasilkan karya yang baik, tetapi juga tentang menjaga komitmen hingga semuanya selesai.

“Pengalaman ini juga mengajarkan saya bahwa kesibukan bukan alasan untuk berhenti mencoba hal baru. Selama kita mau berusaha dan bisa mengatur prioritas, kita tetap bisa mengembangkan diri dan meraih pencapaian di luar kegiatan akademik,” tuturnya. []

Editor: Kamilina Junita Damanik