Puisi | DETaK
Aku pernah menjadi diriku,
tumbuh dari mimpi yang sederhana,
berjalan dengan langkah yang jujur,
tanpa takut pada arah yang berbeda.
Namun dunia datang membawa aturan,
mengukur nilai dari kulit luar,
menyodorkan standar yang bukan milikku,
memaksa aku menjadi rupa yang mereka inginkan.

Aku mulai mengecil,
menjahit ulang diri demi diterima,
menghapus warna asliku
agar tampak serupa dengan semua suara.
Pelan-pelan aku hilang,
ditelan sorot mata yang menuntut kesempurnaan,
hingga cermin tak lagi mengenalku,
bahkan bayangku pun terasa asing.
Tapi di balik hening yang menyakitkan,
ada bisikan kecil yang tidak pernah mati
“Temukan dirimu kembali,
karena jati diri tak lahir dari penilaian manusia.”
Dan dari retak-retak luka itu,
aku belajar berdiri lagi,
membawa seluruh kekurangan sebagai kekuatan,
hingga akhirnya, aku pulang pada diriku sendiri.
Penulis adalah Selvi Dianingsih, mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik, Universitas Syiah Kuala.
Editor: Rimaya Romaito Br Siagian










