Beranda Puisi Lautan Doa Ibu

Lautan Doa Ibu

BERBAGI
Ilustrasi. (Cut Dira Alya Gadiza [AM]/DETaK)

Puisi | DETaK

Suara yang tak pernah terdengar
Rintihan yang tak pernah tersiar
Mencoba mengambil belas kasihan tuhan, yang akan diberikan pada satu insan
Untaian yang di lantunkan oleh sosok penuh kasih dan penuh rasa cinta
Demi sesosok yang sedang berperang untuk masa depan

Itulah “Ibu”

Iklan Souvenir DETaK

Berjuang dengan bertaruh kata yang kan disematkan kepada tuhan
Demi belahan hatinya yang jauh dalam dekapan
Tak ada kata manis tak ada kata puitis
Hanya permohonan dan uraian kerinduan yang menghadap langit
Ada kalanya hujan reda, matahari terbenam
Tetapi doanya tak pernah tenggelam
Bak air laut yang terus kan bergelombang

Penulis bernama Zahra Zakya Attamy, Mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Syiah Kuala.

Editor: Pramudiyanti Saragih