Shafna | DETaK
Darussalam–
Aerobik Seulanga Pendidikan Olahraga (ASPO) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kegiatan Senam Sehat Massal yang dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu pagi di Lapangan Gelanggang Mahasiswa USK. Kegiatan ini terbuka untuk mahasiswa dan masyarakat umum tanpa dipungut biaya.

Instruktur senam, Aril Dwi Ardana, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut pertama kali digelar pada 18 Oktober 2025 dengan tujuan mengajak masyarakat sekitar Darussalam untuk berolahraga secara mudah dan terjangkau.
“Saya lihat banyak warga Darussalam dan sekitarnya yang semangat mengikuti senam di CFD Simpang Lima, Blang Padang, dan Stadion Harapan Bangsa. Maka saya ingin menghadirkan kegiatan serupa di Darussalam, supaya mereka bisa senam lebih dekat. Kegiatan ini juga gratis agar mahasiswa bisa ikut bersama masyarakat,” ujar Aril.
Menurut Aril, kegiatan senam yang baru berjalan dua minggu ini telah diikuti sekitar 30 hingga 50 peserta setiap pelaksanaannya. Ia menambahkan bahwa antusiasme masyarakat dan mahasiswa sangat baik.
“Respon masyarakat sangat positif dan mereka mendukung penuh adanya senam massal ini. Beberapa mahasiswa juga terlihat senang dan aktif mengikuti kegiatan,” tambahnya.
Untuk menjaga konsistensi kegiatan, ASPO menerapkan sejumlah langkah, di antaranya mempertahankan tujuan awal kegiatan, menjadikan senam sebagai sarana memperkenalkan ASPO, serta meyakinkan peserta bahwa kegiatan ini akan berkelanjutan. Aril juga menyebutkan adanya dukungan dari pihak kampus.
“Dukungan dari kampus pasti ada, karena tanpa dukungan acara ini tidak akan mungkin terlaksana,” jelasnya.
Salah satu peserta senam, Fauzi Irwandiko, menilai kegiatan ini membawa dampak positif bagi mahasiswa maupun masyarakat.
“Kegiatan senamnya seru, walaupun pesertanya masih sedikit. Secara fisik tubuh jadi lebih bugar, otot rileks, dan stamina meningkat. Secara sosial, kami bisa berinteraksi dan memperluas pertemanan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia berharap kegiatan senam berikutnya dapat lebih menarik dengan variasi gerakan, musik yang lebih bersemangat, atau kegiatan tambahan seperti edukasi kebugaran.
“Saya pasti akan terus ikut setiap minggu. Selain menyenangkan, kegiatan ini bermanfaat untuk menjaga kebugaran, apalagi kami mahasiswa Penjaskesrek harus selalu sehat,” pungkasnya. []
Editor: Sara Salsabila










