Puisi | DETaK
Ketika cinta membentuk lingkaran yang sempurna
Tak akan pernah ada yang dapat menggapai ujungnya

Ketika cinta membentuk lingkaran yang sempurna
Kau hangat pada tangan yang melingkarinya
Kami anak-anakmu
Cinta kami adalah lingkaran yang utuh
Bagai bulan yang selalu memutari bumi
Meski petir selalu menghantam di atas garismu
Sekarang keadaanmu sedang hancur
Dan aku anakmu yang paling mengkhawatirkanmu
Garis lingkaran keadilan pada negaraku sedang hancur
Tapi aku anakmu tak akan mampu merusak garis mu itu
Lingkaran cinta abadi untukmu
Ia lahir dari air mata dan doa
Ia tak lahir dari janji bodong para penguasa
Yang mungkin datang untuk merusak puing lingkaran cinta
Negaraku
Kami anak-anakmu percaya
Meski garis cinta sudah patah berkali-kali
Akan tetap ada yang berbuah yang masih berbentuk indonesia
Penulis Bernama Ananda Sahira, Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala
Editor: Amirah Nurlija Zabrina










