Beranda Terhangat Layanan Akademik Berbasis Digital, Terobosan Baru FISIP USK

Layanan Akademik Berbasis Digital, Terobosan Baru FISIP USK

BERBAGI
Foto bersama pemateri dan mahasiswa FISIP USK (Dok.panitia)

Masya Pratiwi [AM], Zafiramiska [AM] | DETaK

Darussalam – Pihak Akademik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK) mengadakan sosialisasi mengenai terobosan baru berupa program layanan akademik mahasiswa berbasis digital. Sosialisasi ini diadakan di Aula FISIP USK pada Kamis, 3 November 2022.

Program ini dipelopori oleh Dosen Prodi Pemerintahan, Mukhrijal dan dimentori oleh Wakil Dekan I, Effendi Hasan. Mukhrijal menggagas program ini setelah mengikuti kegiatan aktualisasi latihan dasar CPNS dan merupakan wujud adaptasi pada era 4.0 di FISIP USK.

Iklan Souvenir DETaK

“Pertama kali program ini dicetuskan karena adanya kegiatan aktualisasi latihan dasar CPNS. Alhamdulillah saya lulus CPNS, kemudian saya menyampaikan hal ini pada Wakil Dekan I Bapak Effendi Hasan sebagai mentor saya. Saya memiliki inovasi yang adaptif. Apalagi sekarang sudah era 4.0 , kita harus berinovasi dengan cara-cara yang digital. Salah satunya dengan mewujudkan proses pelayanan akademik berbasis digital kepada mahasiswa,” ujar Mukhrijal.

Dalam program ini, Mukhrijal mengatakan terdapat empat layanan pembuatan surat untuk memudahkan mahasiswa dalam proses administrasi dan ke depannya akan membuka layanan baru.

“Dalam proses administrasi atau layanan akademik berbasis digital ini, ada beberapa pelayanan yang kami sediakan. Mulai dari layanan pembuatan surat aktif kuliah, mau buat surat perizinan magang, surat penelitian awal dan surat izin penelitian. Saat ini hanya itu saja pelayanan yang baru ada, insya Allah ke depannya kami akan membuka layanan baru. Dengan adanya hal ini semoga memudahkan mahasiswa dalam proses administrasi sehingga mahasiswa tidak harus datang ke prodi untuk membuat surat,” tambahnya.

Ia juga mengatakan selain soft copy yang dikirimkan melalui email, pelayanan ini juga menyediakan bentuk hard copy yang dapat diambil di program studi masing-masing.

Dalam proses perwujudan program ini tidak mengalami hambatan karena didukung oleh mentor dan dukungan kerja.

Alhamdulillah, dalam proses layanan administrasi berbasis digital ini berjalan dengan lancar karena terciptanya harmonisasi dan didukung oleh lingkungan kerja yang baik serta dukungan dari mentor saya sendiri, yaitu Bapak Effendi Hasan. Beliau sangat mendukung dan mendorong supaya layanan ini bisa terwujud agar memudahkan mahasiswa,” ungkap Mukhrijal.

Mukhrijal berharap ke depannya program ini mendapat dukungan dari Universitas Syiah Kuala berupa anggaran biaya, izin, keamanan dan fasilitas lainnya supaya layanan ini bisa berkembang dalam bentuk aplikasi.

Wakil Dekan I Effendi Hasan selaku mentor dalam program ini mengaku sangat senang dan berharap agar program ini nantinya bisa terus berkembang dan membantu mahasiswa.

“Saya selaku mentor Pak Mukhrijal sangat bersyukur program ini sudah lahir. Saya senang sekali dan kami berharap nantinya program ini akan terus kami kembangkan, jadi tidak hanya empat pelayanan, tapi kita akan terus kembangkan ke pelayanan lainnya, misalnya pelayanan beasiswa. Saya berharap dengan program ini bisa sangat membantu mahasiswa, jadi di manapun mereka berada, mereka bisa langsung mengisi form di google form dan suratnya akan langsung jadi,” ujar Effendi.

Dinda Septia Natasya, mahasiswa Ilmu Pemerintahan FISIP USK mengatakan bahwa program layanan akademik berbasis digital ini merupakan terobosan yang sangat baik dan dapat mengurangi penggunaan kertas.

“Kalau menurut saya pribadi ini sebuah terobosan yang sangat menguntungkan mahasiswa ya, Kak. Karena biasanya kalau dulu kita harus pake cara manual nih, harus nge-print bukti dan syarat-syarat yang diperlukan. Dan juga menurut saya terobosan ini mendukung pencegahan global warming. Karena mungkin dulu kita setiap orang harus nge-print dan menggunakan banyak kertas,” tutur Dinda. []

Editor: Aisya Syahira