Beranda Terhangat Warna-Warni Peduli XXIII Resmi Dibuka

Warna-Warni Peduli XXIII Resmi Dibuka

BERBAGI
Pemotongan tumpeng sebagai tanda dibukanya acara oleh Ketua Panitia WWP, Ketua Himarsi, Ketua Prodi Arsitektur, Ketua Jurusan Arsitektur dan WD III Fakultas Teknik. 22/10/2022. (Shufiyya Maryam [AM] | DETaK)

Shufiyya Maryam [AM], Nabiela Humaira [AM] | DETaK

Darussalam – Himpunan Mahasiswa Arsitektur (Himarsi) Fakultas Teknik (FT) Universitas Syiah Kuala (USK) resmi membuka acara Warna-Warni Peduli (WWP) XXIII dengan tema “Pusaka Suara Tak Berbahasa” pada tanggal 22 s.d 23 Oktober 2022 di Pekarangan Utama Fakultas Teknik USK.

Warna-Warni Peduli (WWP) merupakan program kerja Himarsi yang telah diadakan sebanyak 22 kali dan tahun ini merupakan WWP yang ke 23. Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa-mahasiswa Fakultas Teknik  lebih peka dan peduli terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar mereka.

Iklan Souvenir DETaK

Timeline kegiatan ini telah dimulai dari tanggal 1 Oktober dengan acara talk show WWP di Plaza Aceh, kemudiaan acara peduli di tanggal 11-14 Oktober di SLB-B YPAC, dan penerimaan karya peserta lomba dari tanggal 11-21 Oktober.

Acara dibuka dengan penampilan tari Ranup Lampuan oleh Sanggar Tari SLB-B YPAC Banda Aceh. Kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan perlombaan menggambar dan mewarnai untuk tingkat TK dan SD serta penyampaian kata-kata sambutan dan pembukaan acara.

Perwakilan alumni, Irwansyah, dalam kata sambutannya mengatakan agar para mahasiswa lebih peka terhadap keadaan disekitar mereka.

Event ini setelah sempat tidak bisa kita buat karna kondisi musibah yang diberikan kepada kita berupa wabah Covid, semua tidak bisa kita buat kegiatan. Yang ingin saya sampaikan bahwa kita belum merasakan jika aktivis kalian juga harus ditumbuhkan juga. Kita jangan cuma ngobrol-ngobrol, ngelukis, ngegambar, kerjain studio kampus, gak cukup. Tapi kalian itu harus bangkit, aktivisnya  harus peka dan resah dengan keadaan kita,” ujarnya.

Wakil Dekan III Fakultas Teknik, Farid Maulana, menyarankan agar mahasiswa disiplin dalam manajemen waktu serta mempelajari soft skill dari berorganisasi.

“Harus disiplin dari waktu. Karna saya melihat banyak mahasiswa sekarang yang kurang disiplin dari waktu. Ini hal yang harus diperhatikan supaya menjadi kebiasaaan bagus dengan belajar bagaimana memanajemen waktu. Dan yang kedua, yang perlu ada adalah belajar hal-hal soft skill dari kalian bergabung dengan himpunan kah, atau lembaga lain, untuk dunia kerja,” tegasnya.

Ketua Umum Himarsi, M. Hafiz, berharap acara ini berjalan lancar. “Saya berharap ini lebih sukses bagi kita semua. Saya berharap acara ini dapat sukses hingga esok hari dan diberkahi oleh Allah,” harapnya.

Acara pembukaan diakhiri dengan penabuhan rebana dan pemotogan tumpeng oleh Ketua panitia WWP, Ketua Himarsi, Ketua Prodi Arsitektur, Ketua Jurusan Arsitektur dan WD III Fakultas Teknik. [*]

Editor: Indah Latifa