Beranda Siaran Pers Kajian Islam, Andai Ini Shalat Terakhirku Jadi Ajang Silaturahim di Desa Bahgie...

Kajian Islam, Andai Ini Shalat Terakhirku Jadi Ajang Silaturahim di Desa Bahgie Bertona

BERBAGI
Irwansyah Alwaqy saat menyiarkan kajian Islami. 05/07/2022. (Dok. Panitia)

Siaran Pers | DETaK

Bener Meriah – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi dan Reguler Periode XXI  Universitas Syiah Kuala (USK) gelar kegiatan kajian Islam dengan tema “Andai Ini Shalat Terakhirku” pada Selasa, 05 Juli 2022 di Meunasah Al-Fajri, Desa Bahgie Bertona, Bener Meriah. 

Acara ini diselenggarangan oleh mahasiswa KKN XXI USK kelompok 249 dan turut mengundang Irwansyah Alwaqy dari Takengon, Aceh Tengah sebagai penceramah. Adapun peserta yang hadir berasal dari dua dusun yang ada di Desa Bahgie Bertona, yaitu Dusun Antara dan Dusun Fajar.

Adapun tujuan dari kajian Islam ini untuk menjalin silaturahmi sekaligus sebagai motivasi untuk meningkatkan nilai-nilai ibadah kepada Allah SWT terutama salat lima waktu, serta membangkitkan semangat salat berjamaah di masjid atau meunasah.

Iklan Souvenir DETaK

“Biasanya acara ceramah ini diadakan di bulan puasa Ramadhan. Ini sangat luar biasa dan sangat antusias, dua dusun aja pun ya adalah hadir gitu, walaupun sebelum-sebelumnya ga pernah dilakukan kegiatan ini tapi menanggapinya sangat positif, apalagi temanya tentang shalat, untuk membangkitkan masyarakat supaya lebih ingat lagi gimana pentingnya shalat,” ujar Iko, salah satu hadirin kajian Islam.

Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan keislaman serta menjadi renungan bersama agar lebih mementingkan salat dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan saya dengan berlangsungnya acara kajian Islam dapat menjadi semangat dalam diri untuk lebih banyak beribadah terutama kewajiban kita setiap muslim yaitu sholat 5 waktu. Saya juga berharap meunasah atau musholla yang ada di kampung ini agar bisa kembali ramai untuk sholat berjamaah. Karena saya prihatin melihat kondisi meunasah yang sunyi apabila sudah masuk waktu sholat dan terkadang tidak ada yang mengisi meunasah untuk mengumandangkan azan,” harap Muhammad Adil selaku Mahasiswa KKN penyelenggara kegiatan.[]

Editor: Indah Latifa