Rifdah Afifah Bardan | DETaK
Aceh Tengah – Festival anak Sholeh merupakan salah satu program kerja yang diagendakan dalam rancangan kegiatan KKN di Desa Paya Tumpi. Kegiatan festival diusungkan oleh kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) XXI-264 yang bertempat di Desa Paya Tumpi Induk, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah. Kelompok KKN ini di bawah bimbingan Sofia, DPL dari Fakultas Kedokteran yang dilaksanakan pada Sabtu, 02 Juli 2022 di Masjid Jamik Al-Muhajirin.
Festival Anak merupakan suatu kegiatan yang khusus diperuntukan untuk anak-anak yang bertujuan untuk memberikan rasa kepercayaan diri untuk menunjukkan kemampuan anak, melatih sportivitas, dan memberikan kegiatan hiburan bagi anak dengan adanya permainan. Pemilihan anak-anak sebagai target kegiatan ini yaitu karena anak-anak merupakan penerus generasi ke depannya sehingga sangat penting bagi mereka untuk melatih berbicara di depan umum sejak dini.

“Harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat membuat anak-anak semakin percaya diri dalam mengeluarkan kemampuannya,” ujar Ira Fatani selaku Ketua Panitia.
Festival Anak Sholeh pertama kali diadakan tahun 2015 dengan tujuan agar anak-anak bisa membaca Al-Qur’an dengan tepat dan benar. Hingga saat ini, Festival Anak Sholeh telah menjadi kegiatan tahunan desa.
“Festival Anak Sholeh ini diadakan setiap tahun oleh desa. Pada tahun ini dijalankan oleh mahasiswa KKN kolaborasi dan KKN reguler. Anak-anak sekalian, bisa dilihat dari kakak-kakak dan abang-abang mereka ini kuliah, belajar, dan menuntut ilmu. Setiap hal yang kita kerjakan butuh ilmu. Jadi kalian juga harus sekolah setinggi-tingginya,” ucap Reje Paya Tumpi dalam kata sambutanya.
Ada perbedaan sistem Festival Anak Sholeh tahun ini dengan tahun lalu yaitu tahun lalu tiap cabang lomba dilaksanakan secara bersamaan di ruangan berbeda. Sedangkan tahun ini festival anak shaleh diadakan satu tempat.
“Beda-beda sih kak enaknya, kalau tahun ini karena di satu tempat seru banyak orang jadi bisa ngobrol dengan teman dan ada penontonnya juga,” jelas Ulfa salah satu peserta festival.[]
Editor: Amanta Haura










