Badriatul Istiqamah | DETaK
Jeulingke – Grand Final Perlombaan Model Bisnis Hult Prize on Campus UIN Ar-Raniry telah selesai digelar pada Minggu, 13 Maret 2021 di Aula Dinas Syariat Islam Aceh. Kegiatan yang bertemakan “To Create Two-Thousand Jobs by 2024 Thinking Global and Ccting Local” ini telah berlangsung dari tanggal 12 Desember 2021.
Hult Prize adalah sebuah kompetisi busines plan yang didukung oleh Hult Internasional Business School dan bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun untuk menjaring dan mendapatkan inovasi terbaik dari mahasiswa di seluruh dunia.

Grand final Hult Prize ini diikuti oleh 10 tim dari mahasiswa UIN Ar-Raniry. Kesepuluh tim tersebut telah melalui tahap pendaftaran, abstrak, semi final dan grand final hingga berhasil menyisihkan 35 dari 45 tim yang mendaftar. Dari kesepuluh tim tersebut, hanya sembilan yang melakukan presentasi pada grand final, kesembilan tim tersebut adalah Sada Team, Heforall Team, Axios Team, Cloevera Team, Senada Team, HMPTI Team, Nozomi Team, Naturina Team, dan Stars Agent.
Dalam wawancara singkat, Director Hult Prize UIN Ar-Raniry 2022, Ridwan Saputra mengatakan kegiatan Hult Prize ini menjadi suatu gebrakan besar bagi UIN Ar-Raniry dalam kegiatan bertaraf internasional.
“Hult prize menjadi suatu gebrakan besar dalam event bertaraf internasional yang dilaksanakan oleh UIN Ar-Raniry. Saya berharap di ke depannya akan ada Director Campus Hult Prize yang lebih baik dari saya dan siapapun pemenang Hult prize tidak hanya sekedar business plan saja, namun benar-benar impact bagi orang lain di kehidupan nyata,” ujarnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Muhammad Fauzan selaku salah satu pemenang dari Tim Nozomi yang meraih posisi pertama Hult Prize UIN Ar-Raniry 2022. Ia mengatakan awalnya ia berpikir bukan untuk mengikuti lomba, namun bagaimana mewujudkan dan merealisasikan business plan-nya di dunia nyata.
“Awal ide dasarnya bukan untuk mengikuti lomba, namun kami berpikir bagaimana hal ini bisa terwujud dalam dunia nyata dan dapat direalisasikan dengan baik tak hanya sekedar menang lomba saja,” ungkapnya.
Grand Final Hult Prize UIN Ar-Raniry 2022 menetapkan 3 tim pemenang yang akan mewakili UIN Ar-Raniry ke tingkat regional. Ketiga tim tersebut adalah HMPTI yang beranggotakan Teuku Muksal Mina, Abdul Halim dan Bima Arzuna sebagai juara ketiga, Tim Axios yang beranggotakan Zakia Unnisa, M. Fahmi Adha, dan M. Naufal Rabbani sebagai juara kedua. Sedangkan juara pertama diraih oleh Tim Nozomi yang beranggotakan Irhamni Malika, Muhammad Fauzan dan Zurrafiqah.[]
Editor: Indah Latifa










