Beranda Terkini Mahasiswa Teknik Mesin USK Raih Juara Nasional dalam Lomba Rancang Bangun Mesin...

Mahasiswa Teknik Mesin USK Raih Juara Nasional dalam Lomba Rancang Bangun Mesin XIV

BERBAGI
Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin USK juara I kategori Analisis Mekanikal Terbaik dalam Lomba Nasional Tahunan Rancang Bangun Mesin (LNT-RBM) XIV di Universitas Riau (UNRI), Riau. (Dok. Panitia)

Syakira Azzahra [AM], Kurnia Warahmah [AM] | DETaK

Darussalam-Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala (USK), meraih juara pertama nasional dan penghargaan Analisis Mekanikal Terbaik dalam Lomba Nasional Tahunan Rancang Bangun Mesin XIV (LNT-RBM XIV). Kompetisi yang diselenggarakan oleh Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia (BKSTM) tersebut berlangsung di Universitas Riau, Pekanbaru pada 14–15 Oktober 2026.

Tim USK terdiri atas empat mahasiswa, yaitu Raja Dion Niscaya selaku ketua tim, Edwar Bahri, Ferdian Hermanda, dan M. Radittya Fizra. Tim tersebut dibimbing oleh Muhammad Rizal yang memberikan arahan selama proses persiapan hingga babak final.

Iklan Souvenir DETaK

Dalam kompetisi tersebut, tim USK merancang alat bantu perkebunan kelapa sawit yang dapat mengangkut sekaligus memuat Tandan Buah Segar (TBS). Alat ini dirancang untuk mempersingkat proses pemuatan hasil panen serta mengurangi risiko cedera akibat pemuatan TBS secara manual. Selain memiliki fungsi ganda, alat tersebut juga dirancang dengan mempertimbangkan biaya, kemudahan manufaktur, dan pengoperasian.

Ketua tim, Raja Dion Niscaya, menjelaskan bahwa persiapan perancangan diawali dengan meninjau materi dan melakukan studi literatur untuk memahami dasar-dasar alat yang akan dibuat. Selanjutnya, tim meningkatkan kemampuan dalam menggunakan perangkat lunak Computer-Aided Design (CAD), melakukan simulasi desain, hingga membuat video animasi rancangan.

“Pertama-tama, kami melakukan review materi dan studi literatur untuk memahami dasar-dasar alat yang ingin kami rancang. Selanjutnya, kami terus meningkatkan kemampuan dalam menggunakan perangkat lunak CAD, simulasi desain, hingga video animasi,” ujar Raja Dion.

Dalam proses perancangan, tim menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan perangkat untuk melakukan pemodelan dan waktu pengerjaan. Meski demikian, tim tetap berupaya menyelesaikan rancangan melalui persiapan yang serius dan konsisten.

Raja Dion mengungkapkan bahwa keterbatasan perangkat dan waktu menjadi tantangan utama yang dihadapi selama proses perancangan.

“Cukup banyak tantangan yang kami hadapi, dimulai dari keterbatasan device dalam melakukan pemodelan hingga waktu perancangan yang terbatas,” ungkapnya.

Selain upaya tim, dosen pembimbing turut berperan dalam persiapan kompetisi. Bimbingan yang diberikan meliputi penyediaan literatur, arahan mengenai materi yang perlu diperdalam, motivasi, serta latihan presentasi secara rutin untuk menghadapi babak final.

Prestasi tersebut juga menjadi bagian dari capaian mahasiswa Teknik Mesin USK dalam kompetisi rancang bangun mesin tingkat nasional. Selama tiga tahun berturut-turut, mahasiswa Teknik Mesin USK tercatat berhasil menjadi finalis serta meraih penghargaan maupun juara dalam kompetisi tersebut.

Selain menjadi ajang kompetisi, LNT-RBM XIV menjadi wadah bagi mahasiswa Teknik Mesin dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk bertukar pengalaman dan memperluas jaringan. Kompetisi ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dalam bidang perancangan mesin.

Ke depan, tim berharap dapat terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam bidang perancangan mesin serta meraih prestasi lainnya. Pengalaman yang diperoleh melalui kompetisi ini diharapkan menjadi bekal untuk mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.[]

Editor: Naisya Alina