
Zahra Zakya Attamy | DETaK
Darussalam-Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kampanye literasi media dengan tema “Mengenali Hoaks dan Memeriksa Kebenaran Informasi” di Panti Sosial Lanjut Usia Geunaseh Sayang, pada Kamis 29 Oktober 2026.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan hoaks serta pentingnya memeriksa kebenaran informasi di tengah maraknya penyebaran berita palsu melalui media digital.

Pemilihan materi tersebut didasarkan pada pengalaman Generasi X yang mengalami peralihan dari penggunaan media konvensional ke media digital. Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat kemampuan memilah informasi menjadi penting, terutama untuk menghindari berbagai bentuk penipuan yang beredar melalui media digital.
Salah satu mahasiswa penyelenggara, Shaumi Silvia, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi staf panti karena mereka menjadi perantara utama dalam menyampaikan informasi kepada para lansia.
“Tujuan kami mengadakan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada staf panti agar mereka tidak mudah percaya atau termakan berita hoaks. Dengan begitu, ketika menyampaikan informasi kepada para lansia, staf sudah memastikan kebenarannya sehingga penyebaran hoaks di lingkungan panti dapat diminimalkan,” ujar Shaumi.
Lebih lanjut pengurus Panti Sosial Lanjut Usia Geunaseh Sayang, Taryuniadi, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi literasi media dapat membantu staf membedakan informasi yang benar dan berita hoaks.
“Kegiatannya bagus karena dengan begitu para staf jadi tahu cara membedakan mana hoaks dan mana fakta. Jadi, tidak salah memberikan informasi kalau ada lansia yang bertanya kepada kami,” ujar Taryuniadi.
Melalui kampanye literasi media ini, mahasiswa berharap staf Panti Sosial Lanjut Usia Geunaseh Sayang dapat lebih kritis dalam menerima dan memeriksa informasi sebelum menyampaikannya kepada para lansia. Dengan demikian, staf dapat membantu memastikan informasi yang beredar di lingkungan panti tetap akurat dan tepercaya.[]
Editor: Kamilina Junita Damanik









