
Husniyyati [AM] | & Neni Raina Mawaddah [AM] | DETaK
Darussalam-Ketua Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia, Sunarto menyampaikan kuliah umum dengan mengusung tema “Peran Mahkamah Agung dalam Pembaruan Hukum di Indonesia” di Ruang Building D Multipurpose Auditorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Syiah Kuala (USK) pada Senin, 15 September 2025.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini digelar dalam rangka Milad ke-64 USK dan dihadiri sekitar 300 peserta yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta program Magister Ilmu Hukum, Magister Kenotariatan, dan Doktor Ilmu Hukum.
Dalam pemaparannya, Sunarto menekankan pentingnya pembaruan hukum untuk menyesuaikan sistem peradilan dengan perkembangan sosial dan teknologi. Ia menyoroti langkah Mahkamah Agung dalam memperkuat transparansi, percepatan digitalisasi layanan, dan konsistensi putusan sebagai upaya mewujudkan kepastian hukum.
“Pembaruan hukum bukan hanya revisi undang-undang, tetapi juga mencakup reformasi internal, peningkatan integritas aparat, dan pemanfaatan teknologi agar pelayanan hukum lebih cepat, sederhana, dan berbiaya ringan,” ujarnya.
Di hadapan ratusan mahasiswa, Sunarto juga menyampaikan pesan motivasi untuk belajar dalam membentuk kejujuran, keberanian dan kecintaan pada kebenaran yang akan menjadi pondasi Indonesia adil dan memiliki martabat di hadapan dunia.
“Teruslah menjadikan ruang akademik sebagai ladang menumbuhkan nilai kejujuran, keberanian, dan kecintaan pada kebenaran, sebab hanya dengan fondasi itulah kita dapat membangun Indonesia yang adil, berdaulat, dan bermartabat di mata dunia,” tuturnya.

Salah satu peserta mengungkapkan kesannya setelah mengikuti kuliah umum yakni memahami bagaimana Mahkamah Agung berkerja dalam membangun integritas dan keadilan yang awalnya belajar mengenai hukum hanya melalui buku.
“Saya jadi lebih paham bagaimana Mahkamah Agung bekerja dan pentingnya integritas dalam menegakkan keadilan. Dari yang tadinya hanya tahu hukum dari buku, kini saya mengerti bagaimana hukum itu dijalankan dalam dunia nyata untuk mengejar keadilan,” jelasnya.
Acara kuliah umum ditutup dengan sesi tanya jawab yang membahas praktik peradilan dan tantangan pembaruan hukum di Indonesia.[]
Editor: Amirah Nurlija Zabrina



![[Lensa] Sejumlah Titik Kampus Dipenuhi dengan Tumpukan Sampah](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/06/Foto-3-1-100x75.jpg)





