
Raudhatul Khaira [AM], Soraya Agustina [AM] | DETaK
Aceh Besar – Fasilitator Tangguh Bencana (Fastana) Tsunami Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala (USK) mengadakan kegiatan Fastana Action for Ecosystem Based Economic Development pada Sabtu, 15 Oktober 2022. Kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian Program Peningkatan Kapasitas Ormawa (P2K Ormawa) yang diadakan di Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.
Program ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat Gampong Kajhu tentang pemanfaatan tanaman mangrove sebagai sumber bahan baku dalam membuat produk dengan nilai jual.

Program ini dihadiri oleh seluruh anggota Tim Penggerak P2K Gampong Kajhu. Kegiatan ini berisi sosialisasi tentang pengenalan ekosistem pesisir mangrove.. Selanjutnya terdapat sosialisasi mengenai pembuatan berbagai produk olahan dengan nilai jual tinggi yang berasal dari tanaman mangrove.
Jasmi selaku Ketua Penggerak PKK mengatakan dalam kata sambutannya di awal acara bahwa materi yang disampaikan oleh Fastana merupakan hal yang sangat menarik karena dapat mengetahui fungsi lain dari tanaman mangrove selain sebagai pelindung pantai.
“Acara sangat menarik mengingat banyak sekali tanaman mangrove yang berada di pesisir Kampung Kajhu belum dimanfaatkan apalagi ibu-ibu yang ada di sini hanya mengetahui fungsi mangrove itu untuk melindungi pesisir dari tsunami”, ujarnya.
Hasnan Hanif selaku ketua kelompok P2K Ormawa juga menambahkan bahwa Kajhu memiliki potensi mangrove yang luar biasa hingga dapat dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi, salah satunya dengan mengolah tanaman tersebut menjadi tepung.
“Sebenarnya di pesisir Gampoeng Kajhu ini terdapat potensi dan manfaat yang luar biasa karena terdapat ratusan tanaman mangrove yang berbuah yang mana salah satunya dapat memberikan manfaat ekonomi yang besar, kalau kita cari di internet harga pasaran 1 kg tepung mangrove seharga 150-200.000, tentunya ini juga bisa menjadi motivasi agar masyarakat dapat memanfaatkan potensi yang ada,” jelasnya.
Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh berbagai pihak, salah satunya adalah Keuchik Desa Kajhu, yang menyediakan fasilitas Aula Dusun Kajhu Indah. Meskipun cuaca buruk dan hujan deras, ibu-ibu desa tersebut tetap datang dan meramaikan acara sosialisasi yang diadakan.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan sesi foto bersama yang diikuti oleh semua tim penggerak PKK dan tim P2K Ormawa Fastana. Selanjutnya Fastana akan mengadakan program demo memasak kue bersama tim penggerak PKK pada hari berikutnya. []
Editor: Sahida Purnama





![[DETaR] Tips Olahraga di Bulan Puasa Agar Tubuh Tetap Sehat dan Bugar](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-15-at-15.23.21-100x75.jpeg)
![[DETaR] Ramadan dan Tantangan Menjaga Hidrasi Tubuh](https://detakusk.com/wp-content/uploads/2026/03/Ilustrasi_Ramadhan-dan-Tantangan-Menjaga-Hidrasi-Tubuh-100x75.png)


