Beranda Terkini DRF Kembali Lakukan Simulasi Mitigasi Bencana di MAS Darul Hikmah

DRF Kembali Lakukan Simulasi Mitigasi Bencana di MAS Darul Hikmah

BERBAGI
(Dok. Panitia)

Aisya Syahira [AM] | DETaK

Aceh Besar – Disaster Resilience Festival (DRF) kembali mengadakan simulasi gempa bumi dan tsunami di Dayah Darul Hikmah Kajhu, Aceh Besar pada Sabtu, 06 November 2021.

Uswatun Hasanah, selaku supervisor di MAS Darul Hikmah mengatakan kegiatan ini berlangsung dari pukul 10.00 di mana sebelum simulasi berlangsung, sudah ada tiga kali pertemuan untuk pemberian materi kepada kurang lebih 15 orang siswa-siswi.

“Nah, jadi Kak kegiatan simulasi mitigasi bencana gempa dan tsunami ini dilakukan di pagi hari dimulai dari jam 10. Nah, sebelumnya itu kami udah melakukan beberapa kali pertemuan juga dengan adik-adiknya, yaitu sebanyak 3 kali pertemuan dengan pemberian materi terkait kebencanaan. Jadi kami tidak memberikan materi kepada semua siswa-siswi akan tetapi hanya memilih sekitar kurang lebih 15 orang sebagai kader dari MAS Darul Hikmah ini sendiri untuk hadir,” ujarnya.

Selain itu, ia juga memberikan penjelasan mengenai pertemuan keempat, di mana pada pertemuan tersebut sasaran simulasi bencana gempa dan tsunami ini adalah para kader binaan dan beberapa santri tambahan.

“Jadi pertemuan keempat ini membuat simulasi gempa dan tsunami ini dengan sasarannya itu dari tim siaga bencana yang udah kami bina itu dan juga ditambah dengan santri yang lain. Jadi yang udah kami bina ini akan bergabung dengan yang tidak kami bina dan kami melihat gitu, apakah mereka udah menerapkan apa yang kami kasih materinya, ataupun apa yang udah kami bina, apakah mereka menjalankannya dan bisa memberitahu ke teman-teman yang lain,” jelasnya.

Dalam simulasi tersebut terdapat peran-peran yang akan dimainkan oleh kader binaan, peran-peran tersebut antara lain guru, tim medis, koordinator lapangan, dan kepala sekolah.

“Jadi untuk prosesnya itu sendiri itu kami melakukan briefing kepada santri-santri MAS Darul Hikmah terutama para kader yang telah kami bina ini, Kak. Jadi ada beberapa peran yang dimainkan dalam simulasi ini, yang pertama ada guru kemudian ada tim medis, kemudian ada koordinator lapangan dan ada juga kepala sekolah. Nah peran-peran tersebut dimainkan oleh para kader ini, Kak,” imbuh Uswatun.

Uswatun berharap dengan adanya simulasi mitigasi bencana gempa dan tsunami ini, para santri MAS Darul Hikmah dapat memahami dan mempraktikkan langsung jika seandainya bencana tersebut terjadi.

“Harapannya Kak, dengan dilaksanakan simulasi gempa dan tsunami ini para santri MAS Dayah Darul Hikmah lebih memahami serta dapat bisa mempraktikkan langsung jika bencana datang apa yang sebaiknya mereka lakukan. Jalur evakuasinya ke mana, titik kumpulnya di mana, jika ada korban bagaimana, sehingga nantinya bisa memperkecil resiko korban jika seandainya bencana datang. Apalagi mengingat lokasi MAS Dayah Darul Hikmah yang rawan akan bencana dan amat sangat dekat dengan pesisir pantai,” pungkasnya. []

Editor: Indah Latifa