Beranda Terhangat USK Akan Manfaatkan Dana Lestari untuk Program Beasiswa

USK Akan Manfaatkan Dana Lestari untuk Program Beasiswa

BERBAGI
Syaifullah Muhammad, Direktur Bisnis dan Dana Lestari (DBDL) Universitas Syiah Kuala (USK) saat diwawancarai wartawan DETaK. 25/10/2023. (Muhammad Abdul Hidayat/DETaK)

Masya Pratiwi & Daffa Riziq [AM] | DETaK

Darussalam– Universitas Syiah Kuala (USK) akan manfaatkan dana Lestari untuk program beasiswa. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Bisnis dan Dana Lestari (DBDL) USK, Syaifullah Muhammad saat diwawancarai oleh pewarta DETaK pada Rabu, 25/10/2023.

Syaifullah menjelaskan bahwa Dana Lestari adalah hasil kumpulan sumbangan dari civitas academi USK dan masyarakat umum. Dana pokok ini akan disimpan secara abadi tanpa mengurangi nominal, namun akan mengalami pengembangan melalui investasi.

Iklan Souvenir DETaK

“DBDL ini mencoba menggalang sumber-sumber pendanaan dari para donatur, baik itu dari civitas akademika Universitas Syiah Kuala, mulai dari pimpinan universitas, pegawai, para dosen, termasuk para mahasiswa juga dari masyarakat umum untuk berkenan menyumbang dan memberikan sumbangan dana yang itu kita tempatkan di rekening khusus. Jadi universitas sekarang punya rekening khusus untuk penempatan dana lestari, itu di Bank Syariah BTN ya dengan rekening 15 15 15 15 15. Nah, pengumpulan dana ini kemudian akan kita kelola secara akuntabel, jadi nanti bisa dilihat perkembangan dan pergerakannya. Siapa yang menyumbang, berapa jumlahnya saat ini. Nah, jika jumlah tersebut sudah cukup, maka kita bisa tempatkan dana tersebut di beberapa tempat investasi,” ujarnya

Syaifullah menyatakan bahwa salah satu tujuan alokasi hasil investasi dari dana lestari adalah program beasiswa.

“Nah 1 miliar (permisalan) ini bisa kita gunakan untuk mendukung tridarma tadi, ya salah satu yang paling penting adalah untuk memberikan beasiswa. Jadi untuk tahap awal ini kita akan fokus dana lestari ini, hasil dari dana lestari ini itu akan kita gunakan untuk mensupport beasiswa daripada mahasiswa-mahasiswa kita. Disamping itu, dana lestari pokoknya itu tidak berkurang. Jadi yang kita bagikan ke untuk beasiswa itu adalah dari hasil atau manfaat putaran investasi yang dari dana yang 10 miliar (permisalan) tadi,” jelas Syaifullah.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa program beasiswa ini akan ditujukan untuk mahasiswa yang kurang mampu dengan mekanisme penyaluran serupa dengan beasiswa pada umumnya dan akan ditangani oleh direktorat kemahasiswaan.

“Mekanisme seleksi dan lainnya seperti beasiswa biasa, mekanisme. Tapi ini memang diutamakan untuk yang tidak mampu. Untuk mahasiswa kita yang memang memerlukan dukungan keuangan. Jadi nanti proses seleksi dan lain-lain akan ada di Direktorat Kemahasiswaan,” pungkasnya.

Mahasiswi Fakultas Hukum (FH) USK, Pocut Parachdiba berharap agar kebijakan ini benar-benar diwujudkan, dan dana tersebut dimanfaatkan secara optimal. Ia juga berharap agar kebijakan ini tidak disalahgunakan.

“Besar harapan saya selaku mahasiswa juga sangat-sangat berharap untuk kedepannya, agar kebijakan ini benar benar dilakukan secara nyata, dan yang pasti kebijakan terkait dana ini dapat dimanfaatkan sebaïk baiknya, jangan sampai ada penyalahgunaan terhadap kebijakan ini,” harapnya.[]

Editor: Aisya Syahira