Beranda Terhangat Mahasiswa USK Keluhkan Trans Kampus Yang Belum Beroperasi

Mahasiswa USK Keluhkan Trans Kampus Yang Belum Beroperasi

BERBAGI
Trans Campus di Asrama Universitas Syiah Kuala. 21/03/2024. (Pramudiyanti Saragih/DETaK)

Shafna & Rimaya Romaito Br Siagian | DETaK

Darussalam-Dikutip dari Kompas.com, diketahui bahwa masa kontrak kerja layanan Trans Koetaradja Banda Aceh telah berakhir pada 31 Desember 2024. Hal ini juga berdampak kepada berhentinya operasional bus Trans Kampus yang mana menyebabkan sebagian mahasiswa menjadi kesulitan, tertutama mahasiswa yang tinggal di asrama Universitas Syiah Kuala (USK), dalam mengakses transportasi umum.

Shella Putri Anjani, salah satu mahasiswa USK yang tinggal di asrama mengungkapkan bahwa berhentinya operasional Trans Kampus sangat menyulitkan mahasiswa yang sehari-hari mengandalkan bus untuk pergi ke kampus, dan ini membuatnya sulit mengatur antara biaya makan dan transportasi.

Iklan Souvenir DETaK

“Karena bus ini tidak beroperasi lagi, saya menjadi susah mengatur uang buat kebutuhan makan dan transportasi,” ungkapnya.

Hal yang serupa juga dirasakan oleh Zalva Nazwa Alkhansa yang mengungkapkan bahwa ia harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mencari transportasi alternatif.

“Bus asrama sangat membantu mahasiswa yang tidak memiliki kendaraan untuk pergi ke kampus tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Tapi, karena bus tidak lagi beroperasi mahasiswa harus mencari transportasi alternatif yang tentu saja mengeluarkan biaya,” ujarnya.

Setelah dilakukan konfirmasi dari kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Angkutan Massal Trans Kutaraja Dinas Perhubungan Aceh, Muhammad Hanung Kuncoro mengatakan bahwa masalah kontrak bus Trans Koetaradja 100 persen ada di penganggaran.

“100 persen itu ada di penganggaran. UPTD itu bicaranya teknis, misalnya mengapa bus nya mogok , bagaimana cara membuat time table, dan bagaiamana pengatur teknis orangnya,” jelasnya.

Ia juga mengaku, tidak dapat memberikan tanggal pasti kapan bus Trans Kutaraja akan beroperasi kembali, sementara ini, ia mengimbau agar masyarakat Aceh terkhusus mahasiswa untuk bersabar.

“Sementara sabar-sabar dikit lah, kalau dalam feeling saya gak lama lagi, karena udah pelantikan besok kan, patokan saya itu aja,” ujarnya.

Diakhir, Muhammad Hanung Kuncoro menyampaikan harapannya agar RKA dari kemendakriset bisa lebih cepat prosesnya.

“Saya berharap dengan dilantiknya gubernur besok, koreksi RKA kita dari kemendakriset bisa lebih cepat dalam proses ke ranah jadinya, karena kalau sudah jadi saya yakin prosesnya tidak akan lama lagi karena semuanya sudah sistem katalog,” tutupnya.[]

Editor : Zarifah Amalia