Beranda Terhangat Chain VII 2021, Sherly Annavita Rahmi: Muda Bukan Hanya tentang Usia

Chain VII 2021, Sherly Annavita Rahmi: Muda Bukan Hanya tentang Usia

BERBAGI
Saat Sherly Anavita Rahmi memaparkan materi. 07/11/2021. (Siti Maryam Purba [AM]/DETaK)

Siti Maryam Purba [AM] | DETaK

Darussalam- Sherly Anavita Rahmi, Delegasi Asia Wold Model United Nation, Korea Selatan tahun 2018 menjadi narasumber dalam webinar Chemical Engineering In Action (Chain) VII Universitas Syiah Kuala (USK) pada Minggu, 07 November 2021.

Webinar yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (Himtek) USK ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting, dengan partisipan sekitar 387 orang. Kegiatan ini mengangkat tema “Know Your Passion and Boost Your Potential.

Iklan Souvenir DETaK

Sherly memaparkan bagaimana sebenarnya anak muda itu memiliki potensi, memiliki momentum yang dapat menjadikan sesorang itu menjadi versi terbaik bagi dirinya.

“Kalau di zaman orang tua kita, mereka kesulitan mencari informasi, di zaman kita, kita mabok dengan informasi. Untuk itu, ehmm ada istilah orang bijak bilang begini, bahwa setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya. Sekarang adalah masanya teman-teman, sekarang adalah momentumnya teman-teman untuk ambil bagian, untuk mulai mempersiapkan dan untuk mulai melihat sebenarnya potensi apa yang Tuhan berikan pada diri teman-teman, dan maksimalkan itu ke versi the best-nya teman-teman,” jelasnya.

Menurutnya, muda itu bukan hanya tentang usia melainkan tentang pilihan mindset dan pilihan sikap seseorang.

“Saat kita berbicara tentang muda, kita bukan lagi bicara tentang usia, kita bicara tentang pilihan mindset dan pilihan sikap kita temen-temen. Kita pengen ngeliat ke depan dengan harapan atau dengan keputusasaan. Kita pengen terus-menerus nyalahin keadaan atau ngelihat nih apa yang bisa kita lakukan,” ungkap wanita penerima International Homestay Program di Australia tahun 2014 tersebut.

Sherly juga menambahkan bahwa orang yang paling bertanggung jawab terhadap masa depan seseorang adalah dirinya sendiri.

“Cara terbaik memprediksi masa depan kita adalah dengan membuat itu dari sekarang, dan orang yang paling bertanggung jawab untuk masa depan kita adalah diri kita sendiri. Bukan orang tua kita, bukan dosen-dosen kita, bukan sahabat kita. Kita adalah orang yang paling bertanggung jawab untuk masa depan kita,” pungkasnya.[]

Editor: Indah Latifa