Beranda Puisi Gadis Kecil di Tepian Derita

Gadis Kecil di Tepian Derita

BERBAGI
(Dok. Ist)

Puisi | DETaK

Baik baik kudengarkan

Saut sautan perih diantara keramaian

Iklan Souvenir DETaK

Basah terasa di kaki malam, ia tak terlihat

Ku hampiri sosok dengan senyum

Setulus seorang ibu untuk putrinya.

Namun beban sebanyak butiran air di lautan.

Ia mengucapkan…

Terimakasih untuk sepotong roti, yang dapat menggumpal laparnya seharian

Meski ia terlihat terus mengharapkan sesuatu

Namun semangat dan rasa syukurnya tak pernah luntur.

Diantara kiasan dan rintik hujan turun

Terjatuh membasahi setiap helai rambutnya

Senyumnya terus terlukis

Seolah mengisyaratkan 

Ada yang lebih penting disana.

Matanya terus menatap 

Layaknya menyatakan telah dan ingin selayak mereka yg bahagia

Namun kakinya kuat mendaki

Menggapai tujuannya untuk terus berjalan.

Tidakkah seharusnya semua bersyukur 

Selalu selepas melihat kokoh badannya

Sengangkut menarik setiap beban yang ada

Tidakkah semua yang merasakan perihnya suatu perjuangannya antara

kematian dan kehidupan ikut menitikkan kesedihan?

Seolah olah sosoknya adalah

malaikat yang mengajarkan betapa

kejamnya dan menusuknya kehidupan …

Penulis bernama Ainurrahmah Elhalimi, Mahasiswi Program Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala.

Editor: Sara Salsabila